KONAWE, EDISIINDONESIA.id – Tambak ikan milik warga Desa Kapoila Baru, Kecamatan Kapoila, Kecamatan Konawe terancam gagal panen, Minggu (28/12/2025).
Indikasi gagal panen ini diduga disebabkan tercemarnya air akibat limbah cair dari aktivitas industri di kawasan morosi.
Warga bernama Anas mengatakan bahwa beberapa ikan terlihat mati pada 20 sampai 21 Desember 2025. Saat itu, warga kaget melihat ikan peliharaannya mati secara massal.
“Tiba-tiba petani melihat empanya banyak ikan mati secara massal,” kata Anas saat dihubungi media ini.
Anas menambahkan bahwa ikan yang mengalami mati massal ini tidak hanya pada satu tempat, melainkan juga terdapat dibeberapa tambak lainnya.
Lebih lanjut, sumber pengairan para warga bermuara di Sungai Motui yang berdekatan dengan aktivitas Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PT Obsidian Stainless Steel (OSS).
Anas menjelaskan sementara tambak warga yang tercemar berdekatan dengan aktivitas jalan Hauling PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI).
Olehnya itu, warga setempat berharap agar pihak perusahaan melakukan ganti rugi dan pemulihan lingkungan.
“Paling tidak ada ganti rugi dan pemulihan lingkungan,” tutupnya. (**)
Comment