KONAWE, EDISIINDONESIA.id– Peringatan HUT RI ke-80 di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, berlangsung meriah dengan “Touring Merdeka Konawe 2025”. Bupati H. Yusran Akbar, ST, bersama Forkopimda, Ketua DPRD I Made Asmaya, dan jajaran OPD, bersepeda motor mengelilingi Kota Unaaha, menyampaikan pesan persatuan dan program pembangunan daerah.
Senin, 18 Agustus 2025, ribuan warga Konawe tumpah ruah di jalanan, menyambut iring-iringan motor yang dihiasi bendera merah putih. Lagu-lagu perjuangan membahana, membangkitkan semangat nasionalisme.
Bupati Yusran Akbar, dengan penuh keakraban, membonceng sang istri, Hj. Hania (Ketua TP PKK Konawe), sambil melambaikan tangan kepada warga. “Ini adalah simbol kebersamaan membangun Konawe Bersahaja,” ujarnya di depan Kantor Bupati.
Sebelum touring, rombongan membagikan bingkisan sembako kepada warga di beberapa lokasi. Bantuan ini merupakan wujud komitmen Pemda dalam pemerataan ekonomi.
Di Bundaran Rahabangga, Bupati Yusran Akbar mengumumkan rencana pembangunan Alun-Alun Kota Unaaha. Alun-alun ini akan dilengkapi Tugu Kalosara setinggi 35 meter sebagai ikon budaya, taman kota modern, Masjid Raya Unaaha berarsitektur Masjid Nabawi, kolam renang anak, playground, dan food court untuk UMKM lokal.
“Ini akan menjadi ikon baru Konawe, menyatukan agama, budaya, dan ekonomi,” jelas Yusran.
Touring berakhir di Desa Tamesandi, dengan agenda pembagian sembako dan silaturahmi bersama masyarakat Kecamatan Uepai di kawasan Bendungan Ameroro. Acara ini menjadi momen pembinaan sosial dan penegasan komitmen pembangunan berbasis komunitas.
Touring Merdeka 2025 bukan hanya seremoni, tetapi juga roadmap pembangunan Konawe di bawah kepemimpinan Yusran Akbar dan Syamsul Ibrahim. Dengan pendekatan humanis dan visioner, Pemda Konawe ingin mewujudkan kemerdekaan dalam bentuk kesejahteraan, infrastruktur, dan kebanggaan lokal.
“Dengan Tugu Kalosara dan Alun-Alun Multifungsi, Konawe siap menjadi destinasi unggulan Sulawesi Tenggara!” (**)
Comment