KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra), Ir. Hugua menerima kunjungan kerja Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI).
Dalam kegiatan advokasi untuk mendengarkan, memahami kebutuhan, harapan, dan kekhawatiran masyarakat Kabupaten Konawe dan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) .
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk menjembatani aspirasi masyarakat terkait perkembangan investasi dan dampaknya terhadap lingkungan di wilayah Konawe dan Konawe Selatan.
Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, yakni Pimpinan Wakil Ketua Komite II DPD RI Dapil Sultra, La Ode Umar Bonte, Pimpinan Komite II DPD RI Dapil Sulsel Abdul Waris Halid, Direktur Hirilisasi Hasil Perkebunan Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Haris Darmawan.
Hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Sultra Asrun Lio, termasuk Bupati Konawe, Bupati Konawe Selatan, perwakilan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pertanian, Kementerian ATR/BPN, Kantor Wilayah BPN Provinsi Sultra, Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Selatan, PT. OSS, PT. VDNI, PT. Tiran Indonesia, PT. Cipta Agung Manis, PT. Merbau Jaya Indah, DPW FSPMI, Serikat Tani Konawe Selatan (STKS), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya
Dalam kunjungan kerja tersebut, Pimpinan Wakil Ketua Komite II DPD RI, La Ode Umar Bonte, menyampaikan beberapa poin penting terkait isu-isu yang menjadi perhatian masyarakat.
Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan solusi yang konstruktif dan berkelanjutan bagi pembangunan di Sulawesi Tenggara, dengan memperhatikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.
Wakil Gubernur Hugua menyambut baik kunjungan ini dan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sultra untuk mendukung investasi yang bertanggung jawab serta memperhatikan aspirasi masyarakat.
“Kami menghargai masukan dari Komite II DPD RI dan seluruh pihak yang hadir. Kami akan terus berupaya untuk memastikan bahwa pembangunan di Sulawesi Tenggara berjalan harmonis dengan kepentingan masyarakat dan lingkungan,” ujar Hugua.
Pertemuan ini menandai langkah penting dalam upaya pemerintah dan pemangku kepentingan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.
Diharapkan, hasil dari pertemuan ini dapat segera diimplementasikan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Konawe dan Konawe Selatan. (**)
Comment