KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari membeberkan tiga vara pencegahan peredaran narkoba untuk kalangan remaja, khususnya di Kota Kendari.
Tiga cara ini disampaikan, Penyuluh Narkoba BNN Kendari, Mustikawati dalam giat Roadshow penanggulangan kekerasan terhadap anak pada satuan pendidikan di Kota Kendari, yang diinisiasi, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kendari, Kamis (30/1/2025).
Mustikawati mengatakan, ada beberapa cara menciptakan ketahanan diri agar terhindar dari penggunaan obat-obatan terlarang.
“Ada tiga konsep ketahanan diri yang kita bangun yang terutama kita berikan ke remaja di usia sekolah,” Katanya.
Pertama, remaja harus memiliki regulasi diri yang baik dan positif sebagai benteng pertahanan para remaja.
Kedua, membangun sikap asertif agar anak-anak dengan usia sekolah bisa tegas menolak ajakan memakai narkoba.
Ketiga, reaching out yaitu mengajak remaja untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan positif.
“Jadi hal-hal negatif yang mungkin mereka lakukan bisa mereka alihkan kepada kegiatan yang lebih positif,” jelas Mustika.
Sebagai informasi, menurut data BNN Kendari, penyalahgunaan narkoba usia remaja pada 2023 mencapai 12 orang. Total 12 pelajar tersebut antara lain tujuh murid SD dan delapan murid SMP.
Sedangkan pada 2024, penyalahgunaan obat-obatan terlarang dari kalangan SMP dan MTs meningkat sampai dengan 51 orang. (**)
Comment