Jonatan Christie Tembus ke Final Indonesia Open 2026 Usai Taklukkan Wakil Thailand

EDISIINDONESIA.id – Indonesia kembali menambah wakil pada partai final Polytron Indonesia Open 2026 setelah tunggal putra Jonatan Christie sukses mengamankan tiket ke laga puncak.

Tunggal putra andalan Merah Putih itu menaklukkan Panitchaphon Teeraratsakul asal Thailand melalui pertarungan tiga gim dengan skor 16-21, 21-10, dan 21-12.

Selain sektor tunggal putra, Indonesia juga telah memastikan satu tempat di final nomor ganda putra. Tiket tersebut akan diperebutkan dalam duel sesama wakil tuan rumah antara Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dan Sabar Karyaman Gutama/M Reza Pahlevi Isfahani.

Laga semifinal Indonesia Open 2026, Jonatan melawan Teeraratsakul berlangsung sesuai prediksi dengan tensi tinggi. Pada gim pertama, Jonatan kesulitan mengembangkan permainan dan terus berada di bawah tekanan lawannya yang tampil agresif.

Memasuki gim kedua, peraih medali emas Asian Games 2018 itu melakukan perubahan strategi. Ia bermain lebih sabar, mengatur tempo, dan menunggu kesempatan yang tepat untuk melancarkan serangan. Perubahan tersebut berhasil membalikkan keadaan dan memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

Pada gim ketiga, Jonatan tampil makin percaya diri. Sebaliknya, permainan Teeraratsakul menurun dan kerap melakukan kesalahan sendiri. Saat unggul 17-11, Jonatan makin sulit dikejar hingga akhirnya memastikan kemenangan setelah pengembalian lawan keluar lapangan.

“Bersyukur, puji Tuhan bisa melaju ke babak final setelah permainan yang cukup menegangkan karena kondisi bola cukup berbeda dibanding sebelumnya. Hari ini shuttlecock sangat cepat dan ini cukup menguntungkan lawan karena dia pemain menyerang, smash-nya sangat kencang,” kata Jonatan.

“Tadi pertama saya kurang mengantisipasi hal ini, sehingga banyak poin yang lawan dapatkan dan memang serangannya bagus banget. Di babak kedua saya coba untuk bermain lebih agresif, dan puji Tuhan bisa keluar dari tekanan,” imbuhnya.

Keberhasilan menembus final memiliki arti khusus bagi Jonatan. Untuk pertama kalinya sepanjang kariernya, ia berhasil mencapai partai puncak Indonesia Open, turnamen yang selama ini menjadi salah satu target utamanya.

“Ini final pertama saya di Indonesia Open dan bisa melangkah sejauh ini sangat berarti sekali untuk saya. Saya menunggu momen ini cukup lama. Saya berusaha mencari formula yang tepat juga, dan ya mungkin waktunya Tuhan kasih pada tahun ini,” ujar Jonatan.

Pada pertandingan final, Jonatan akan berhadapan dengan wakil Kanada, Victor Lai. Sebelumnya, Victor memastikan tempat di partai puncak setelah mengalahkan Chou Tien Chen dari Chinese Taipei dalam pertandingan ketat tiga gim dengan skor 21-19, 19-21, dan 21-19.

Menurut Jonatan, menghadapi pemain muda seperti Victor akan menjadi tantangan tersendiri karena memiliki kecepatan dan daya juang tinggi.

“Victor adalah pemain muda ketiga yang saya hadapi di turnamen ini. Pertama Alwi (Farhan), lalu Panitchaphon (Teeraratsakul) dan Victor (Lai). Pemain muda punya speed, punya ketahanan, daya juang, semangat yang cukup tinggi. Terlihat tadi dia menghadapi Chou Tien Chen juga sangat ketat permainannya. Itu yang perlu diantisipasi,” jelas Jonatan.

Final Polytron Indonesia Open 2026 juga akan menjadi pertemuan pertama antara Jonatan dan Victor. Dengan rekor pertemuan yang masih kosong, duel perebutan gelar diprediksi berlangsung menarik dan penuh kejutan. (edisi/bs)

Comment