Pimpin Apel Perdana, Pjs Bupati Koltim Tekankan Netralitas ASN di Pilkada 

KOLTIM, EDISIINDONESIA.id – Pjs. Bupati Kolaka Timur (Koltim) Ari Siswanto, memimpin apel gabungan perdana lingkup Pemda Koltim, pasca dikukuhkan sebagai bupati beberapa waktu lalu, Senin (30/9/2024).

Turut hadir dalam apel tersebut, Sekda Koltim Andi Muh Iqbal Tongasa, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kabag, Camat, dan Seluruh Staf ASN/Non ASN se-Kab. Koltim. Bertempat di Halaman Kantor Satpol PP Koltim.

Dalam sambutannya, Ari Siswanto mengatakan bahwa apel ini merupakan salah satu bentuk kesiapan Pemda Koltim untuk menjalankan tugas-tugas sebagai ASN yang melayani masyarakat dengan baik. 

“Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan dengan tepat, apalagi ditengah momen pilkada seperti ini jadi jangan ada deskriminasi, seperti ini orangnya A, ini orangnya B, dan lain sebagainya,” tegasnya.

Lanjut ia mengingatkan kepada seluruh ASN untuk netral di Pemilukada tahun 2024 ini.

Seperti yang sudah jelas tertuang pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan peraturan terbaru yang mengatur hak, kewajiban, dan tugas ASN di Indonesia. 

“Kita sebagai ASN diminta untuk berdiri netral, tidak berpihak ke salah satu kandidat calon, jadi tidak usah termakan dengan janji para calon, yakinlah kalau bapak/ibu bekerja dengan baik pasti bapak/ibu semua tidak usah khawatir tidak akan dipakai dalam bekerja,” ungkapnya.

“Sekali lagi rekan-rekan jaga kekompakan tidak perlu terkotak-kotak dengan adanya pilkada ini, ASN harus netral. Karena siapapun yang terpilih dari tiga kandidat itulah yang memang pantas terpilih dan memimpin sebagai putra terbaik untuk Kabupaten Kolaka Timur,” lanjutnya. 

Diakhir sambutannya, bupati juga mengingatkan untuk memahami tupoksi masing-masing, kemudian menyiapkan data-data yang baik, serta memahami seluruh masalah yang ada pada tupoksinya masing-masing. 

“Dengan cara itu kita dapat memberikan solusi untuk tindak lanjut pada pembangunan  masyarakat di Kabupaten Kolaka Timur dengan baik tentunya”, tutupnya. (**)

Comment