KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Irjen Kemendagri, Tomsi Tohir dalam Rakor Pengendalian Inflasi yang digelar secara virtual, Senin (19/2/2024), menyampaikan agar setiap kepala daerah mewaspadai komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga.
Selain itu, kepala derah juga disarankan agar terus menyelenggarakan gerakan pangan murah secara konsisten, serta mengintruksikan Bulog mempercepat penyaluran beras SPHP.
“Dan dapat disalurkan juga beras SPHP premium ke retail-retail modern,” imbuhnya.
Sejalan dengan itu, Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto juga mengintruksikan setiap kepala daerah di Sultra agar terus menggelar pasar murah dan memantau secara langsung harga pangan di pasar tradisional.
“Seluruh masyarakat dan pihak terkait agar turut mengawasi terhadap distribusi komoditas yang sering naik sehingga tidak ada upaya penimbunan stok menjelang bulan suci ramadhan,” harapnya.
Diinformasikan, berdasarkan pantauan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Tenggara (Sultra), tiga minggu menjelang bulan ramadhan harga pangan di Sultra relatif stabil.
Hal tersebut terlihat dari penurunan angka inflasi menjadi 2,46% dan Indeks Perkembangan Harga menjadi -2,29% pada minggu ketiga Februari 2024.
Meski angka inflasi di Sultra terkendali, beberapa komoditas yang kerap naik dan menyebabkan kenaikan IPH harus menjadi perhatian utama, diantaranya komoditas cabai rawit, cabai merah, dan daging ayam. (**)
Comment