EDISIINDONESIA.id — PSM Makassar gagal mengamankan posisi di kompetisi Super League musim ini secara mandiri, setelah harus menelan kekalahan telak 0-3 saat bertandang ke markas Arema FC pada pekan ke-32. Laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (9/5/2026) itu membuat Juku Eja kini harus menunggu hasil pertandingan lain untuk memastikan kelolosan mereka dari degradasi.
Tuan rumah Arema FC tampil dominan sejak awal pertandingan. Keunggulan lebih dulu dibukukan oleh Dalberto pada menit ke-10. Kedudukan berubah menjadi 2-0 lewat gol Gabriel Silva di menit ke-53, sebelum Joel Vinicius menutup kemenangan timnya menjadi 3-0 pada menit ke-69.
Kekalahan ini membuat persaingan di papan bawah klasemen Super League musim 2025/2026 masih berlangsung ketat. Hingga saat ini, PSM berada di peringkat ke-13 dengan koleksi 34 poin, sementara Persis Solo duduk di posisi ke-16 — batas atas zona degradasi — dengan raihan 27 poin.
Selisih tujuh poin itu sejatinya cukup aman, mengingat sisa kompetisi hanya menyisakan dua pertandingan. Artinya, poin maksimal yang masih bisa dikumpulkan Persis Solo hanya enam angka. Artinya, jika Persebaya Surabaya berhasil menahan atau mengalahkan Persis Solo dalam laga yang digelar malam ini, Juku Eja dipastikan selamat.
Hitungan matematikanya sangat jelas: jika Persebaya menang, maka poin maksimal Persis Solo hanya akan mencapai angka 33 poin. Angka itu tetap di bawah milik PSM yang sudah mengantongi 34 poin, berapapun hasil dua laga sisa yang akan dijalani tim asuhan Bernardo Tavares itu nanti.
Tangan Pelatih Mantan Kini Penentu Nasib
Menariknya, kunci kelangsungan PSM di kasta tertinggi kini berada di tangan Bernardo Tavares — pelatih yang sebelumnya pernah menukangi Juku Eja dan kini memimpin Persebaya Surabaya. Kemenangan tim julukan Green Force di Stadion Manahan nanti, otomatis menjadi hadiah terindah bagi tim lamanya.
Sebaliknya, jika Persis Solo berhasil menang atau bermain imbang melawan Persebaya, maka persaingan untuk lolos dari jurang degradasi masih akan berlanjut hingga pekan terakhir kompetisi.
Kekalahan telak dari Arema FC membuat PSM kehilangan hak untuk menentukan nasibnya sendiri. Kini, seluruh harapan Juku Eja tertumpu pada hasil perjuangan mantan pelatih mereka dan skuad Persebaya malam ini.(edisi/fajar)
Comment