Kemenangan tipis di Emirates Stadium tersebut membuat The Gunners unggul agregat 2-1 dan berhak melaju ke partai puncak.
Gol semata wayang Arsenal dicetak oleh Bukayo Saka pada menit ke-44. Winger muda Inggris itu memanfaatkan celah di lini pertahanan Atlético untuk menuntaskan peluang dengan tenang, sekaligus menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat.
Secara statistik, Arsenal tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Tim asuhan Mikel Arteta mencatatkan 13 tembakan, dibandingkan 5 milik Atlético Madrid.
Penguasaan bola juga berpihak kepada Arsenal dengan 54 persen, serta akurasi operan mencapai 89 persen dari total 443 umpan.
Sementara itu, Atlético Madrid kesulitan mengembangkan permainan meski sempat memberi tekanan. Mereka hanya mampu mencatatkan dua tembakan tepat sasaran, sama seperti Arsenal, namun kurang efektif dalam penyelesaian akhir.
Dari sisi disiplin, pertandingan berlangsung cukup keras dengan total 23 pelanggaran. Atlético mencatatkan 13 pelanggaran dan menerima dua kartu kuning, sementara Arsenal melakukan 10 pelanggaran dengan satu kartu kuning.
Hasil ini mengantar Arsenal ke final Liga Champions, membuka peluang besar meraih gelar bergengsi Eropa musim ini. (*)
Comment