KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) siapkan armada tambahan di beberapa pelabuhan penyeberangan laut untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Seperti di Pelabuhan Amolengo-Labuan sebelumnya hanya 2 armada yang beroperasi, kini menjadi 3 armada. Sedangkan di Pelabuhan Torobulu-Tampo 4 armada, dari sebelumnya hanya 3 armada.
Kepala Dishub Sultra, Muhamad Rajulan mengatakan untuk persiapan Nataru pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi dengan Dinas Perhubungan kabupaten/kota se-Sultra dan juga dengan instansi mitra seperti KSOP, BPTD, dan juga Polda maupun TNI.
Menurutnya, dalam rapat koordinasi tersebut semua pihak terkait sepakat membuat posko bersama di tempat-tempat yang menjadi pusat penyeberangan diantaranya Penyeberangan Amolengo-Labuan, Baubau-Waara, dan Torobulu-Tampo.
“Itu yang menjadi jalur penyeberangan padat biasanya, menjelang hari-hari besar seperti Nataru pada saat ini,” katanya Jumat (22/12/2023).
Kendati demikian, berdasarkan koordinasi dengan instansi terkait, hingga saat ini belum terjadi kepadatan penumpang dibeberapa jalur penyeberangan. Sehingga untuk tren peningkatan jumlah penumpang di masa libur Nataru kali ini diperkirakan tidak jauh dari tahun sebelumnya.
Kata dia dimana peningkatan jumlah penumpang hanya berkisar di angka 10 persen.
“Tapi saya kira dengan kondisi sekarang kondusif, Insya Allah. Apalagi di penyeberangan kami yang biasanya padat kaya di Amolengo dilayani 2 armada, sekarang sudah bertambah 1 jadi 3 armada. Kemudian juga di Penyeberangan Torobulu-Tampo awalnya 3 armada sekarang menjadi 4 armada,” jelasnya.
Namun, dirinya tetap mengimbau kepada masyarakat yang ingin memanfaatkan libur Nataru agar melakukan persiapan.
Lanjutnya, bagi yang ingin menggunakan kendaraan pribadi agar memperhatikan kondisi kendaraan. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Yah seperti kondisi kendaraan itu sendiri lah, kemudian jangan nanti hari H baru jalan, karena nanti penumpang menumpuk. Sehingga perlu direncanakan baik-baik,” pesannya.
Kemudian, untuk masyarakat yang hendak menggunakan transportasi laut sebaiknya membeli tiket di loket secara mandiri atau tidak melalui calo. (**)
Comment