MALUKU, EDISIINDONESIA.id – Kapolres Pulau Buru AKBP Nur Rahman, memimpin pelaksanaan upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kasat Resnarkoba Polres Pulau Buru, di Aula Endra Dharmalaksana Polres Pulau Buru, Rabu (6/12/2023).
Pejabat yang melakukan Sertijab tersebut yakni dari AKP Wahidin Sapsuha kepada AKP Deni Indrawan Lubis sebagai Kasat Resnarkoba Polres Pulau Buru yang baru.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Wakapolres Pulau Buru KOMPOL Ruben M.H. Sihombing, Kabag Ops Polres Pulau Buru AKP Uspril Futwembun, Kabag SDM Polres Pulau Buru AKP Rifal Efendi Adikusuma, Kabag Ren Polres Pulau Buru AKP H. Yahelissa dan Kabag Logistik Polres Pulau Buru AKP Carolis Sabandar.
Kemudian, PJU Polres Pulau Buru, Danki Brimob Yon A Pelopor AKP Markus E. Mesdilla, para Kapolsek jajaran, pengurus Bhayangkari Cabang Pulau Buru serta perwakilan personil Polres Pulau Buru.
Serah terima jabatan mengambil tempat dan laporan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara pengambilan sumpah dan fakta integritas.
Dalam amanatnya, Kapolres Pulau Buru mengatakan mutasi jabatan atau tugas dalam lingkungan Polri merupakan suatu hal yang wajar dan bisa dilakukan sebagai wujud dinamika organisasi sejalan dengan perkembangan zaman dan tuntutan tugas dan khususnya dalam rangka pembinaan karir.
Lebih lanjutnya, harus dipahami bersama bahwa di samping sebagai wujud kepercayaan pimpinan Polri pada hakekatnya tugas jabatan dan wewenang merupakan amanah daripada Tuhan yang maha esa yang harus disyukuri dan dijalani dengan sebaik-baiknya serta penuh rasa tanggung jawab.
“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Polres Pulau Buru mempunyai wilayah geografis yang cukup luas memiliki budaya dan karakteristik daerah yang spesifik serta pola pikir masyarakat yang kritis khususnya terhadap seluruh aktivitas kinerja Polri. Disisi lain masih dihadapkan dengan serba keterbatasan seperti personil, sarana prasarana yang hal ini sudah barang tentu memerlukan inovasi dan motivasi dari seluruh personil,” ucapnya.
Selain itu, ia menjelaskan saat ini sedang melaksanakan operasi dengan sandi Operasi Mantap Brata Salawaku 2023-2024 di mana operasi ini bertujuan untuk mengawal dan mengamankan jalannya pemilihan anggota legislatif, anggota DPD serta presiden dan wakil presiden 2024.
“Pada setiap tahapan hal ini akan membawa konsekuensi terhadap pertarungan calon anggota legislatif dan elit-elit politik yang sangat ketat dari masing-masing partai pendukung,” kata dia.
Menurutnya, pengungkapan kasus tindak pidana narkoba di Polres Pulau Buru meningkat setiap tahunnya yakni mengungkapkan kasus pada tahun 2022 sebanyak 7 kasus dari target kasus 8 kasus.
“Dan di tahun 2023 pengungkapan kasus sebanyak 6 kasus dari target sebanyak 5 kasus, menyikapi ancaman gangguan kamtibmas tersebut serta memperhatikan paradigma Polri dan semakin tingginya tuntutan masyarakat akan rasa aman, maka sudah barang tentu kesiapan Polri untuk mengantisipasinya apabila kita tidak menyesuaikan dengan tuntutan masyarakat tersebut, maka tidak menutup kemungkinan apabila praktek di lapangan kita wajib sering menerapkan pola represif sehingga berbenturan dengan kepentingan masyarakat itu sendiri bahkan menimbulkan konflik antara Polri dengan masyarakat,” jelasnya.
Lanjutnya, hal tersebut tentu akan semakin menjauhkan tampilan Polri sebagai polisi sipil sebagaimana diamanatkan didalam tuntutan reformasi.
“Kita ketahui bersama bahwa jabatan Kasatresnarkoba yang baru diserah terimakan merupakan jabatan strategis dimana Kasatresnarkoba dalam melaksanakan tugas pokoknya melaksanakan kegiatan pembinaan fungsi penyelidikan, penyidikan dan pengawasan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, psikotropika dan obat-obat berbahaya serta pembinaan dan penyuluhan dalam rangka pencegahan dan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba, psikotropika dan obat berbahaya,” tegasnya.
Ia berharap kepada pejabat yang baru saja dilantik agar dapat segera menyesuaikan diri dengan melakukan langkah-langkah strategis dalam mengimplementasikan seluruh kebijakan yang telah diterapkan oleh pimpinan Polri. Tanggung jawab suatu jabatan adalah amanah sekaligus suatu kepercayaan dimana dalam menanggung konsekuensi yang tidak ringan sehingga setiap jabatan dituntut untuk dapat menampilkan kinerja yang terbaik agar mampu membawa perubahan di satuan yang dipimpin ke arah yang lebih baik.
“Saya atas nama pribadi dan pimpinan menyampaikan ucapan terima kasih terhadap pengabdian yang telah saudara AKP Wahidin Sapsuha dedikasikan di Polres Pulau Buru ini,” ungkapnya.
Tak hanya itu, ia ucapan terima kasih juga kepada Ibu Nuraini Silehu, yang telah dengan setia selalu mendampingi suami selama bertugas di Polres Pulau Buru.
“Kemudian kepada AKP Deni Indrawan Lubis, saya ucapkan selamat atas jabatan dan tugas baru di Polres Pulau Buru,” pungkasnya. (**)
Comment