KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Sebanyak 2.019 Calon Jemaah Haji (CJH) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dibagi dalam 5 kloter dan 35 persennya merupakan jemaah haji lansia.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sultra, Muhammad Saleh mengatakan 5 kloter tersebut terdiri dari 4 kloter utuh dan 1 kloter gabungan, yakni jemaah haji Sultra akan bergabung dengan jemaah haji Makassar.
Lebih lanjutnya, untuk proses keberangkatan awal, jemaah haji Provinsi Sultra sudah mulai bertolak dari Kota Kendari menuju Embarkasi Makassar pada 07 Juni 2023 mendatang.
“Kemudian keberangkatan dari Makassar ke Arab Saudi pada tanggal 09 Juni 2023,” ungkapnya.
Kata dia, setiap tahun dari 17 Kabupaten Kota se-Sultra sama proses keberangkatannya dari daerah ke embarkasi, ada yang melalui Bandara Halu Oleo, Bandara Kolaka, Bandara Bau-Bau dan Wakatobi.
“Kemudian ada satu yakni Kabupaten Kolaka Utara lewat Laut dan 16 Kabupaten/Kota lewat jalur udara,” bebernya.
Ia menyampaikan, setiap tahunnya pihaknya selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik pada tamu-tamu Allah, tidak terkecuali di musim haji tahun 2023 ini. Namun, di tahun ini sedikit berbeda mengingat jamaah haji Sultra 35 persen lansia.
Berdasarkan hal tersebut, kata dia maka proses pelayanan di Asrama Haji di embarkasi Makassar terjadi perubahan. Dimana, dalam pusat pelayanan terpadu tahun 2022 kemarin pelayanan dilakukan dibeberapa titik oleh jemaah haji.
Namun, untuk tahun 2023 ini mengingat banyaknya jemaah lansia, sehingga seluruh pelayanan yang diberikan kepada calon jamaah haji terpusat pada satu titik, tepatnya di Aula Penerimaan Jemaah haji.
“Karena menghindari kelelahan yang dialami oleh calon-calon tamu Allah kita, oleh karena itu perlu kita sikapi dan diskusikan bersama sehingga pelayanan jamaah haji kita bisa berjalanan dengan baik,” ungkapnya.
Lanjut ia menyampaikan, dari masing-masing kloter selain ada petugas kloter, petugas haji daerah dan petugas kesehatan, untuk tahun 2023 ini juga ada petugas khusus lansia.
“Pemerintah tahun ini merekrut khusus tenaga untuk memberikan layanan secara maksimal kepada para lansia di Arab Saudi,” tutupnya. (**)
Comment