KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara Herman angkat bicara dan bercerita terkait aksi tidak terpuji Muhtar Syamsuddin, bawahannya yang viral belum lama ini.
Herman mengatakan, insiden memalukan itu dipicu oleh kebijakan yang diambilnya.
Yakni mengganti Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), yang sebelumnya dijabat oleh pelaku pemukulan, Muhtar Syamsuddin.
Hal itu diduga membuat Muhtar Syamsuddin tidak terima, padahal kata Herman, pergantian merupakan hak dirinya selaku atasan.
“Masalah pergantian PPTK, itukan hak saya dan bisa menunjuk langsung,” kata Herman, Kamis (6/4/23).
Diluar itu pergantian kata Herman juga dilakukannya berdasarkan penilaian kinerja.
“Dan terkait pergantian itu saya sudah melihat kinerja anggota saya. Mana yang berkerja dan yang tidak,” ungkap Herman.
Parahnya dan membuat dirinya berang lantaran Muhtar Syamsuddin juga melakukan tindakan tak beretika.
Dimana saat itu, Muhtar menendang pintu saat dirinya sedang menerima tamu.
“Lagi ada tamu, pertemuan dengan Tolea yang merupakan pemangku adat suku Tolaki, saat itu Tiba-tiba Kabid itu menendang pintu ruangan dan masuk memukul saya,” jelasnya. (EI/Che)
Comment