Jelang Hadipi Austria, Messi Bertekad Incar Rekor Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia 2026

EDISIINDONESIA.id-Timnas Argentina yang dipimpin Lionel Messi akan melakoni pertandingan kedua mereka di Grup J Piala Dunia 2026 dengan menghadapi tim kuda hitam, Austria.

Laga ini berlangsung di Stadion Dallas, Selasa (23/6/2026) dini hari pukul 00.00 WIB. Pertandingan ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu, apakah Lionel Messi akan kembali menunjukkan performa terbaiknya.

Sebelumnya, Messi langsung tampil gemilang di pertandingan pembuka Argentina kali ini. Ia menjadi penentu kemenangan lewat hattrick yang membawa timnya menang 3-0 atas Aljazair pekan lalu.

Di usia yang sudah tidak muda lagi, Messi terus membuktikan kualitasnya. Setelah memimpin Argentina meraih gelar juara Piala Dunia empat tahun silam di Qatar, ia kini langsung melesat dengan torehan hattrick di awal perjuangan mempertahankan gelar juara dunia.

Pujian untuk Messi kembali datang dari rekan setimnya, Alexis Mac Allister. Gelandang berusia 27 tahun itu, bersama Rodrigo De Paul, kembali bertugas melindungi dan mendukung pergerakan Messi di lapangan.
Mac Allister bermain penuh dalam kemenangan atas Aljazair tersebut. Di lini tengah, ia juga didampingi Enzo Fernandez untuk memperkuat penguasaan bola Albiceleste.

“Saya sangat menikmati bermain bersama Leo Messi. Tidak akan pernah ada lagi pemain sepertinya,” ujar Mac Allister kepada wartawan menjelang laga melawan Austria, seperti dikutip dari situs Goal.

“Sangat terasa bedanya melihat aksi dia secara langsung di samping saya. Hal-hal yang dia lakukan sungguh luar biasa. Bagi saya, saya hanya berusaha mendukungnya sebaik mungkin, karena dia sangat penting bagi kemenangan kami. Di sisi lain, saya pun sangat mengaguminya,” tambahnya.

“Sangat sulit meniru apa yang dia lakukan. Meskipun kita tahu caranya, kita tidak akan pernah bisa melakukannya sebaik dia. Namun yang paling saya pelajari darinya adalah nilai-nilai dan kerendahan hatinya, meski dia sudah setenar ini,” lanjut pemain yang kini membela klub Liverpool itu.

Dalam laga melawan Aljazair, Messi mencetak gol pertama pada menit ke-17 lewat umpan Rodrigo De Paul. Ia menambah gol kedua pada menit ke-60, dan menyempurnakan hattricknya pada menit ke-76 melalui umpan Nicolas Gonzalez.

Mac Allister pun mengulas gol-gol indah tersebut, yang menjadi modal berharga bagi Argentina sebelum menghadapi Austria dini hari nanti.

“Untuk gol pertama, bola datang melintas di depan saya dan saya melihat Leo sudah berada di posisi yang tepat. Mungkin ada yang bilang saya membiarkannya lewat, tapi siapa pun yang bermain sepak bola tahu bahwa umpan dari De Paul itu memang ditujukan untuk dia, bukan untuk saya,” jelasnya.

“Sedangkan gol ketiga adalah hasil kerja sama tim yang indah. Serangan dibangun dari sisi kanan, dialihkan ke kiri, lalu diumpankan kembali ke Leo. Dan dia pun melakukan keajaiban, melepaskan tembakan yang masuk tepat di sisi tiang gawang. Itulah salah satu hal luar biasa yang hanya bisa dilakukan Leo,” tambah mantan pemain Brighton itu.

Mengukir Sejarah Baru

Kemenangan atas Aljazair juga menjadi momen bersejarah bagi Lionel Messi. Laga itu menandai penampilan ke-nya di enam edisi Piala Dunia berbeda, dimulai sejak tahun 2006.

Hattrick yang dicetaknya juga mengangkat jumlah golnya di ajang Piala Dunia menjadi 16 gol. Jumlah ini menyamai rekor yang dicatat oleh legenda Jerman, Miroslav Klose. Cukup satu gol lagi, maka Messi akan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Messi kembali menjadi andalan utama pelatih Lionel Scaloni dalam laga melawan Austria untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar. Argentina kini memiliki peluang besar untuk mengikuti jejak Italia dan Brasil sebagai tim yang berhasil mempertahankan gelar juara dunia sepanjang sejarah turnamen ini.(edisi/bola)

Comment