Jum’at Curhat, Petugas KPK Peduli terhadap Profesi Buruh

KOLAKA.EDISIINDONESIA.id- Profesi Porter alias buruh pengangkut barang, terkadang sangat sulit mendapatkan kepercayaan saat menawarkan jasa terhadap penumpang kapal Ferry.(10/2/2023)

Pasalnya, banyak kejadian yang dialami oleh penumpang dengan menggunakan jasa Porter, barang hak miliknya kabur di bawa pergi.

Hal ini membuat aparat Kepolisian kawasan Pelabuhan Ferry menjadi PR besar, untuk menuntaskan persoalan profesi Porter alias buruh pengangkut barang, yang kerap menjadi persoalan saat penumpang tiba dan berangkat dengan menggunakan jasa kapal Ferry.

Melalui Jum’at Curhat kali ini, Petugas Kawasan Pelabuhan Ferry Kolaka(KPK),menyambangi puluhan Porter dan memberikan arahan dan edukasi, sekaligus mendengarkan keluhan dari puluhan Porter tentang pelayanan dan kamtibmas saat mereka beraktifitas.di

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Kolaka Iptu.Wayan Santika mengatakan, di areal Pelabuhan Ferry Kolaka secara umum situasi kamtibmas sangat kondusif dimana setiap hari atau setiap kegiatan dan aktifitas bongkar muat Kapal Ferry di Pelabuhan Ferry Kolaka Polisi selalu hadir dilapangan sehingga Pengguna jasa Pelabuhan khususnya para buruh pengangkut barang merasa aman dan nyaman beraktifitas di Pelabuhan Ferry Kolaka,

Wayan menambahkan, namun ada beberapa hal yg perlu ditertibkan ,” bertambahnya jumlah buruh angkat barang yang rata² masih dibawah umur dan masih berstatus pelajar,”paparnya

Hal ini menimbulkan keresahan bagi para penumpang karena sewa angkat barang penumpang oleh buruh anak dibawah umur diatas kewajaran.

Terkait permasalahan buruh angkat barang anak dibawah umur, Polsek KPK di terus melakukan koordinasikan dengan pihak Pelabuhan dalam hal ini PT. ASDP Unit Usaha Kolaka Cabang Bajoe dan Satpel BPTD Pelabuhan Kolaka selaku pihak pengawas keselamatan penumpang, untuk bersama sama menertibkan atau melakukan sterilisasi di pos 2 atau pintu masuk dermaga.

Agar para buruh angkat barang dapat di filter dengan baik, disamping itu Kapolsek KPK mengajak para buruh angkat barang Pelabuhan Ferry Kolaka untuk dapat bekerjasama dalam upaya memelihara situasi kamtibmas tetap aman, nyaman dan kondusif bagi pengguna jasa Pelabuhan Ferry Kolaka.

Hal ini dilakukan, sebagai wujud dan upaya dalam mendukung program Kapolri melalui Jum’at Curhat.

Harapan bagi puluhan porter, agar para buruh angkat barang yang masih dibawah umur dapat ditetibkan sehingga kami para buruh angkat barang yang sudah lama bekerja di Pelabuhan Ferry Kolaka tidak menjadi sorotan negatif dari para penumpang. (**)

Comment