MUBAR, EDISIINDONESIA.id – Kurangnya tingkat kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar) akan pantau melalui CCTV.
Penjabat Bupati Mubar, Bahri mengatakan pemasangan alat kontrol ini akan diberlakukan pada semua SKPD dan akan terkoneksi di ruang kerjanya.
“Dengan begini supaya saya bisa pantau kinerjanya,” ungkapnya, Selasa (13/12/2022).
Dikatakannya, tujuan dari pemasangan alat kontrol ini hanya untuk meningkatkan disiplin kerja ASN, agar tiap program kerja dan pelayanan terhadap masyarakat dapat berjalan dengan baik, mengingat pemerintah daerah telah memberikan TPP bagi ASN maka kinerja ASN harus ditingkatkan lagi.
Untuk diketahui, pemerintah daerah juga launching delapan aplikasi berbasis digital, yaitu Daftar Hadir Elektronik (DHE), Sistem Informasi Disiplin dan Kinerja (Sidipraja), E-Office, Aplikasi informasi Kelitbangan (APIK) Muna Barat.
Selain itu, ada aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), aplikasi Probity dan Sistem Informasi Perkembangan Harga Pangan Daerah (Sipengharapan).
Delapan aplikasi tersebut merupakan hasil replikasi dari Kabupaten Bandung. Untuk itu, pihak pemerintah daerah mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Bandung yang telah menyetujui kerjasama, serta ini juga bagian dari amanat Perpres Nomor 39 tahun 2018 tentang satu data Indonesia.
“Ini bagian dari reformasi birokrasi untuk saling berinteraksi dan berbagi data,” ujarnya.
Sementara itu, Kadis Kominfo Bandung, H. Yudi Abdul Rahman yang turut hadir dalam pelaunchingan aplikasi online di Muna Barat tersebut.
Ia mengatakan dengan adanya sistem seperti ini dapat mempermudah untuk menjangkau atau melihat ketepatan waktu ASN pada saat kerja.
Ia juga mengatakan untuk aplikasi yang diadopsi oleh Kabupaten belum sampai pada sistem pembacaan karakter wajah yang yang berhubungan langsung dengan NIK ASN.
“Yang penting kita membiasakan diri dulu gunakan absen digital agar kita benar-benar menjadi pelayan masyarakat yang baik,” pungkasnya. (**)
Comment