KONUT, EDISIINDONESIA.id – Musibah banjir yang melanda di Desa Mondiodo, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut) menjadi prioritas perusahaan tambang nikel yang berbeda di wilayah Block Mandiodo.
Tak tanggung-tanggung 3 perusahaan tambang nikel tersebut memberikan bantuan 1 ton beras dan sejumlah sembilan bahan pokok (Sembako) lainnya untuk 43 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Mondiodo yang terdampak banjir, Rabu (7/12/2022).
Hikmar perwakilan dari PT LAM, menyampaikan pihaknya dan perusaan seperti PT ANTAM dan KOS-MTT menurunkan bantuan sembilan bahan pokok (Sembako) adalah bentuk kepedulian
pada masyarakat khususnya warga yang terdampak banjir.
“Bantuan ini kami serahkan kepada masyarakat melalui Kades Mandiodo, semoga bantuan ini dimanfaatkan dengan baik,” kata Hikmar.
Rahmat mewakili KOS-MTT juga ikut menyampaikan kepada semua pengusaha tambang yang berada di lingkar tambang Tampunggaiya, Tapuuemea dan Mandiodo untuk mengambil andil memberikan bantuan sebagai rasa kepedulian terhadap korban banjir bandang yang terjadi di Desa Mandiodo.
“Saya berharap kepada pelaku usaha pertambangan, yang berada dilingkar tambang untuk mengambil andil dalam rangka memberikan bantuan kepada korban banjir yang terjadi di Desa Mandiodo,” ucap rahmat mustafa.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Mandiodo, Slamet Riyadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yaitu PT LAM, PT Antam dan KSO-MTT yang telah turut peduli terhadap 43 KK masyarakat Desa Mandiodo yang terdampak bencana banjir.
“Dalam kesempatan ini, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak PT Antam, PT LAM dan KSO-MTT yang sudah memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di Desa Mandiodo,” ucap Slamet Riyadi. (**)
Comment