Usai Juara Piala AFF U-16, Bima Sakti Minta Pemain Tak Euforia Berlebihan

Pemain Timnas U-16 Muhammad Kafiatur Rizky merayakan gol yang dia cetak ke gawang Vietnam pada final AFF Cup U-16. (PSSI/Instagram)

EDISIINDONESIA.id – Timnas U-16 Indonesia berhasil meraih juara Piala AFF 2022. Namun, pelatih Bima Sakti enggan merayakan keberhasilan pasukannya secara berlebihan.

“Alhamdulillah, ini berkat kerja keras semua pemain, tim pelatih, dan ofisial. Saya persembahkan gelar ini kepada anak saya. Sebab mereka sudah memberikan support yang besar kepada saya. Juga kepada istri saya dan orang tua saya yang hadir malam ini. Saya juga persembahkan ini kepada masyarakat Indonesia,” ucap Bima Sakti.

“Saya bilang kepada pemain, ini adalah kesempatan, adalah momen untuk mengubah hidup mereka. Apalagi, gelar ini menjadi kado terindah jelang hari kemerdekaan Indonesia.”

“Semoga ini menjadi motivasi bagi stakeholder sepak bola Indonesia. Para pemain ini sudah dididik di akademi dan SSB, dididik dengan baik oleh orang tua. Yang paling berjasa jelas orang tua, pelatih-pelatih pertama di SSB dan akademi. Saya tinggal memakai mereka saja.”

“Saya berharap para pemain ini tetap rendah hati, tidak sombong, dan tidak perlu euforia dengan berlebihan. Setelah ini kami akan menatap kualifikasi Piala Asia U-17,” lanjut Bima Sakti.

Pada pertandingan ini, Vietnam tampil agak pincang. Mereka kehilangan dua pilar mereka. Kiper Pham Dinh Hai cedera dalam semifinal melawan Thailand.

Selain itu, gelandang Nguyen Trong Truan terkena kartu merah dalam laga yang sama. Vietnam sendiri mengalahkan Thailand dengan skor 2-0.

“Kami tidak bisa mengatasi tekanan dari fans tuan rumah dan performa wasit yang buruk,” keluh pelatih Vietnam U-16 Nguyen Quoc Tuan dalam konferensi pers setelah pertandingan. (**)

Sumber: Jawa Pos

Comment