Penunjukan Langsung, Proyek Rp146 Miliar Pembangunan Rumah Sakit Kendari Tipe D Gagal Lelang

KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Lelang pembangunan rumah sakit tipe D yang menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021 sebanyak 146 miliar gagal dilaksanakan, sehingga, Unit Layanan Pengadaan (ULP) barang dan jasa Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan penunjukan langsung.

Kepala Bagian (Kabag) Pengadaan Barang dan Jasa (BPJ) Kota Kendari, Hermawaty menjelaskan secara umum lelang pertama dilaksanakan tahun 2021, namun tidak memenuhi syarat, karena yang mengirim atau memasukan penawaran hanya satu perusahaan. “Sesuai aturan minimal tiga perusahaan yang memasukan penawaran,” ungkapnya, Selasa, (28/06/2022).

Kemudian, pihaknya kembali melaksanakan lelang tahun 2022, namun hanya satu perusahaan lagi yang mengirim penawaran. “Lelang ini berbeda dengan kontruksi biasa. Masuk satu perusahaan tetap lanjut, namun ini karena bangunan yang terintegrasi, sehingga minimal tiga perusahaan yang mengirim penawaran baru bisa dilanjutkan,” tandas wanita berhijab ini.

Ia menambahkan kurang lebih 25 perusahaan yang mendaftar, namun yang mengirim penawaran hanya satu perusahaan, sehingga gagal dilaksanakan lelang,

“Yang seperti ini harus perusahaan besar dan konsorsium atau Kerja Sama Operasi (KSO), karena pekerjaannya bersamaan antara konsultan dan perusahaan konstruksinya,” paparnya.

Ironisnya dua kali dilaksanakan lelang, namun gagal maka pihaknya melakukan penunjukan langsung dan itu sesuai dengan aturan. Kemudian dalam penunjukan langsung pihaknya meminta pertimbangan Inspektorat,

“Kami sangat hati-hati melaksanakan hal ini, karena kami tahu pembangunan rumah sakit menggunakan dana PEN,” jelasnya.

Adapun perusahaan yang ditunjuk masih kata Hermawaty adalah PT Tri Kencana Sakti. “Dan ini sekarang sementara berkontrak, karena kami sudah kirim di PPK,” tutupnya. (**)

Comment