Contoh Khutbah Singkat Jumat di Bulan Syawal 1443 H

EDISIINDONESIA.com- Bulan Ramadhan sudah berlalu, dan kini kita memasuki bulan Syawal 1443 Hijriah.

Sebuah bulan yang disebut sebagai bulan kemenangan untuk seluruh umat muslim di seluruh dunia.

Meski begitu, ada baiknya untuk tidak langsung melupakan momen Ramadhan.

Dimana, bulan suci Ramadhan telah berperan besar dalam menggembleng kita untuk jadi pribadi yang lebih baik lagi.

Dimana, bulan suci Ramadhan telah berperan besar dalam menggembleng kita untuk jadi pribadi yang lebih baik lagi

Di kesempatan kali ini, akan berikan sebuah naskah Khutbah Jumat yang akan membuat kita senan tiasa untuk selalu mengingat amalan-amalan baik di bulan Ramadhan.

Sebagai referensi khutbah Jumat, artikel ini menyajikan teks khutbah terbaru untuk bulan syawal 1443 H.

Sebagaimana dikutip dari laman ngaji.id, berikut penggalan naskah khutbah Jumat Bulan Syawal 1443 H singkat dengan judul “Pesimis di Bulan Syawal”.

Link download PDF teks khutbah Jumat Bulan Syawal 2022 terbaru tersedia di akhir artikel ini.

Nabi kita Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam diutus oleh Allah Tabaraka wa Ta’ala ketika penduduk bumi, ketika kufar Quraisy, ketika orang-orang Madinah tenggelam dalam kesyirikan.

Maka Nabi ‘Alaihish Shalatu was Salam diutus oleh Allah Tabaraka wa Ta’ala untuk mengeluarkan manusia ini dari alam kegelapan, kejahilan, kemusyrikan, menuju terang-benderangnya ilmu, menuju terang benderangnya iman, menuju terang benderangnya tauhidullah Tabaraka wa Ta’ala.

Salah satunya adat istiadat jahiliyah yang mengandung unsur kesyirikan adalah mereka:

يتشاءمون من شهر شوال

“Mereka pesimis dengan bulan Syawal.”

Yang mana dahulu mereka tidak berani untuk menikah di bulan Syawal. Ibunda ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha menceritakan dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim dalam shahihnya:

تَزَوَّجَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَوَّالٍ

“Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menikahi aku bulan Syawwal. “Dan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pun mendatangi ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha juga pada bulan Syawal.”

Maka kita kaum muslimin bersyukur dizaman sekarang ini. Para pemuda yang sudah diberikan kemampuan untuk menikah, betapa banyaknya yang menikah di bulan Syawal. Dan ini mengingatkan kita wahai para jomblo, mari menikah kalau sudah ada kemampuan. Kenapa? Karena zaman sekarang zaman yang penuh dengan fitnah yang tidak terelakkan.

Selengkapnya penjelasan di atas, dapat disimak dalam teks khutbah Idul Fitri 2022 PDF berjudul “Memperkuat Persatuan Umat”, yang dapat diakses melalui link di bawah ini.(edisi)

Comment