MUNA, EDISIINDONESIA.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Muna menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XIV, di Kota Raha, Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Minggu (27/3/2022).
Hal yang menjadi istimewa dari pembukaan Konfercabtahun ini adalah kehadiran dari Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) PMII Pusat masa bhakti 2021-2023, Muhammad Abdullah Syukri atau yang lebih karib dengan panggilan Gus Abe.
Dalam momentum itu, Gus Abe mengatakan bahwa PMII Muna punya potensi yang begitu besar, untuk bersaing secara positif dengan cabang-cabang lain se-Indonesia.
Pria kelahiran Cirebon 30 tahun lalu tersebut lantas berpesan kepada pengurus PMII Muna kedepan, agar bisa lebih baik lagi, dengan berbagai kegiatan yang kreatif dan inovatif.
“Kepengurusan kemarin sudah baik, harapannya agar bisa lebih baik lagi, sehingga bisa secara kontinyu menghasilkan karya-karya terbaik,” kata mantan Ketua Komisariat PMII Universitas Brawijaya, Malang ini.
Untuk itu, Gus Abe yang pernah menjadi salah satu inisiator pendirian Pengurus Cabang Internasional (PCI) PMII di tiga negara yakni Maroko, Taiwan dan Jerman ini, juga berpesan dalam menghasilkan karya-karya terbaik, tentunya dengan terus berkolaborasi dengan semua pihak.
“Terus kolaborasi dengan seluruh pihak untuk bersama-sama membangun Kabupaten Muna.” ujar Abe yang juga merupakan tim asistensi staf khusus Presiden RI Joko Widodo tersebut.
Sementara itu, Ketua cabang PMII Muna masa bhakti tahun 2020-2021, Oskar Kokahita, mengatakan dengan kedatangan Ketum PMII di Konfercab PMII Muna yang ke-XIV ini, menjadi semangat dan spirit baru bagi seluruh pengurus.
Disamping itu, dia bilang ini juga sejarah baru untuk PMII Muna, karena pertama kalinya Konfercab PMII Muna dihadiri oleh Ketum PMII.
“Harapannya ini bukan hanya pertama kalinya akan tetapi akan terus berkelanjutan,” ucapnya.
Oskar juga berharap lahirnya pemimpin baru dari Konfercab ke-XIV PMII Muna ini, ke depan akan dilantik lagi oleh Ketum PB PMII. (**)
Comment