KENDARI, EDISIINDONESIA.id– Seorang pelajar SMAN 1 Kendari bernama Ade Axl Sugito diduga menjadi korban penganiayaan di kawasan Kampus Lama, Kendari, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 16.30 WITA. Akibat kejadian itu, kepalanya terluka dan harus segera dirawat di Rumah Sakit PMI Kendari.
Ade bercerita, sebelumnya ia baru saja pulang dari kegiatan MTQ di rumah temannya. Ia lalu berboncengan sepeda motor dalam perjalanan pulang. Di tengah jalan, ia berniat mampir sebentar untuk melihat apakah ada orang yang sedang bermain bola di lapangan.
Namun sebelum sampai di sana, perjalanannya tiba-tiba dihentikan sekelompok orang yang naik tiga sepeda motor.
“Mereka berpakaian biasa tapi memakai celana seragam sekolah. Pengendara motor bertanya saya anak SMA mana. Belum sempat saya jawab, orang lain langsung memukuli saya,” cerita Ade.
Ia dipukul menggunakan benda tumpul hingga kepalanya berdarah. Temannya yang saat itu ikut bersamanya langsung lari mencari bantuan ke petugas keamanan kampus. Tak lama kemudian, Ade mendapat pertolongan dan dibawa ke rumah sakit untuk dirawat.
Kapolsek Kemaraya, Iptu Busran, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa polisi awalnya menerima laporan dugaan tawuran antar pelajar antara SMAN 1 Kendari dan SMA Kartika Kendari.
“Benar, ada laporan tawuran. Saat tim kami tiba di lokasi, para pelaku sudah kabur,” ujar Iptu Busran.
Tak lama setelah itu, polisi kembali mendapat kabar bahwa ada seorang pelajar yang terluka dan sudah dibawa ke Rumah Sakit PMI. Saat ini, Ade bersama keluarganya sedang melaporkan peristiwa ini secara resmi ke Polsek Kemaraya.(edisi/rs)
Comment