Pria 62 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Mess PT KS Konawe Utara

KONUT, EDISIINDONESIA.id – Seorang pria berusia 62 tahun ditemukan meninggal dunia di dalam kamar Mess Blok 09 Kamar 908 PT Konutara Sejati (KS), Desa Sarimukti, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara, Kamis (3/9/2026) sore.

Korban diketahui bernama Cui Xiaoke, karyawan PT KS yang berasal dari Provinsi Henan, China. Ia ditemukan dalam kondisi terbaring di dalam kamar dan sudah tidak bernyawa.

Kasi Humas Polres Konawe Utara, Muh. Ikbal, mengatakan penemuan korban bermula saat seorang saksi, Edwar Tolla Linting, berupaya menghubungi Cui Xiaoke melalui aplikasi WeChat untuk keperluan administrasi pekerjaan.

“Sekitar pukul 15.10 WITA, saksi menghubungi korban melalui aplikasi WeChat untuk menanyakan terkait tanda tangan absensi dan buku cuti. Namun, komunikasi tersebut tidak berlanjut,” kata Muh. Ikbal, Jumat (4/9/2026).

Sekitar pukul 16.00 WITA, Edwar kembali mencoba menghubungi korban melalui sambungan WeChat. Namun, panggilan tersebut tidak mendapat respons.

Merasa curiga, Edwar kemudian bersama dua rekannya, Andi Jihan Faza dan Nafisah Yunizar Hamri, mendatangi kamar korban untuk memastikan keberadaannya.

Sesampainya di depan Kamar 908, Edwar mengetuk pintu. Namun, tidak ada respons dari dalam kamar. Kecurigaan semakin kuat setelah saksi melihat adanya lalat di sekitar kamar korban.

Ketiganya kemudian berupaya melihat kondisi di dalam kamar melalui bagian belakang jendela. Namun, jendela tersebut dalam keadaan tertutup.

Di tengah situasi tersebut, anggota Pam Obvit Polri, Bripda Khairil, mendatangi Edwar dan menanyakan alasan dirinya berlari. Bripda Khairil kemudian memanjat dan merekam kondisi dari bagian jendela depan kamar.

Dari rekaman video tersebut, terlihat Cui Xiaoke dalam keadaan terbaring di dalam kamar dan dikerumuni lalat.

Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan membuka paksa pintu kamar. Mr. Wangdu mendobrak pintu Kamar 908 dan mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Wiwirano, Ipda German Sero Saputera Rante, S.H., M.H., bersama personel piket Polsek Wiwirano langsung menuju lokasi.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan korban dalam kondisi terbaring di dalam kamar.

Polisi Lakukan Olah TKP dan Evakuasi Jenazah

Tim Identifikasi Polres Konawe Utara bersama personel Polsek Wiwirano kemudian melakukan pemeriksaan awal dan olah TKP.

Petugas juga memasang garis polisi di sekitar lokasi serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Sekitar pukul 17.47 WITA, tim yang dipimpin Kapolsek Wiwirano bersama anggota melakukan olah TKP sekaligus mengevakuasi jenazah korban.

Jenazah Cui Xiaoke kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Kota Kendari untuk menjalani proses otopsi.

Pemeriksaan medis tersebut dilakukan untuk membantu memastikan kondisi korban serta mengetahui penyebab kematiannya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Penyebab pasti kematian Cui Xiaoke belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis serta penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga masih mengumpulkan keterangan para saksi dan memeriksa kondisi TKP untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait penyebab kematian korban sebelum hasil pemeriksaan resmi dan proses penyelidikan selesai.(**)

Comment