Pria di Buteng Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Akibat Cemburu Istrinya Jadi Penari Ronggeng

BUTENG, EDISIINDONESIA.id – Seorang pria bernama LS (33) ditemukan dalam kondisi tergantung di sebuah rumah di Dusun Wadeu, Desa Wasilomata II, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sabtu (22/8/2026).

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 16.00 WITA. Personel Polsek Mawasangka yang menerima informasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Mawasangka IPTU Kamaluddin menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban bersama istrinya sekitar pukul 13.00 WITA tiba di rumah orang tua korban yang sebelumnya berada di Desa Wakambangura II, Kecamatan Mawasangka.

“Sekitar 15 menit tiba di rumah orang tua, istri korban meminta korban untuk pergi mandi. Keduanya berencana menuju Desa Lolibu untuk mengambil telepon milik anaknya yang sebelumnya dititipkan kepada seorang penjual bensin,” jelas Kamaluddin, Minggu (23/8/2026).

Tidak lama kemudian, istri korban menyusul ke rumah untuk mengambil uang yang akan digunakan membeli roti untuk anaknya.

Namun, saat tiba di rumah, sang istri mendapati korban telah berada dalam kondisi tergantung.

Melihat kejadian tersebut, istri korban panik dan langsung keluar rumah untuk meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Korban diketahui telah berkeluarga dan tinggal bersama istrinya, Nurtina. Pasangan tersebut telah dikaruniai dua orang anak, masing-masing berusia 9 tahun dan 5 tahun.

Berdasarkan keterangan awal dari istri, keluarga, serta warga sekitar, korban diduga mengalami persoalan rumah tangga dalam beberapa waktu terakhir.

Persoalan tersebut diduga berkaitan dengan rasa cemburu korban terhadap aktivitas istrinya yang bekerja sebagai penari ronggeng.

Sekitar dua hari sebelum kejadian, istri korban diketahui menghadiri undangan acara ronggeng di Desa Lolibu. Kegiatan yang awalnya direncanakan berlangsung satu hari tersebut kemudian berlangsung selama kurang lebih dua hari.

Setelah istrinya kembali, korban dan istrinya diketahui sempat terlibat pertengkaran yang diduga berkaitan dengan kegiatan ronggeng tersebut.

Polisi sementara menduga persoalan internal rumah tangga menjadi salah satu faktor yang memicu tindakan korban.

“Korban diduga mengalami tekanan internal rumah tangga, terutama akibat kecemburuan terhadap aktivitas istrinya sebagai penari ronggeng. Konflik rumah tangga diduga menjadi faktor pemicu,” ujar Kamaluddin.

Dugaan korban sengaja mengakhiri hidup juga diperkuat dengan adanya pesan tertulis yang ditinggalkan sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman terhadap peristiwa tersebut untuk memastikan rangkaian kejadian serta faktor yang melatarbelakanginya.(**)

Comment