Ribuan Warga Padati Germas HUT ke-12 Mubar, Bupati Darwin Tegaskan Fokus Bangun Masyarakat Sehat dan Berkualitas

MUBAR, DISIINDONESIA.id – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-12 Kabupaten Muna Barat terasa begitu hangat. Ribuan warga dari berbagai desa memadati Lapangan Sidamangura, Kecamatan Kusambi, untuk mengikuti kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang digelar Pemerintah Daerah.

Kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Beragam layanan disajikan secara gratis, mulai dari senam sehat bersama, pemeriksaan kesehatan umum, khitanan massal, hingga pembagian ratusan kupon undian berhadiah. Sejak pagi hari, warga sudah berdatangan untuk memanfaatkan pelayanan yang disiapkan.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menegaskan sektor kesehatan menempati urutan utama dalam prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, masyarakat yang sehat adalah fondasi mutlak untuk melahirkan sumber daya manusia yang cerdas, produktif, dan berdaya saing tinggi.

“Kami meyakini sepenuhnya: masyarakat yang sehat adalah pondasi lahirnya sumber daya manusia yang cerdas, produktif, dan berdaya saing,” ujar Darwin, Sabtu (25/7/2026).

Ia menekankan, keberhasilan pembangunan tidak hanya dinilai dari megahnya bangunan fisik, melainkan dari meningkatnya kualitas hidup dan taraf kesehatan warga. Oleh karena itu, Pemkab Muna Barat terus memperluas akses serta memperbaiki mutu pelayanan, mulai dari peningkatan kapasitas tenaga medis hingga pelaksanaan program promotif dan preventif yang sejalan dengan visi daerah: Muna Barat Liwu Mokesa Tumbuh, Sehat, dan Keren.

“Visi ini adalah cerminan tekad kita mewujudkan daerah maju dengan pelayanan publik berkualitas, masyarakat yang sehat di setiap tahapan kehidupan, serta SDM yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing,” tegasnya.

Empat Program Unggulan Kesehatan

Saat ini, pemerintah daerah menjalankan empat program prioritas di bidang kesehatan: pelayanan Unit Gawat Darurat 24 jam, program dokter keliling, penempatan satu bidan dan satu perawat di setiap desa, serta Program Muna Barat Sehat. Langkah ini diambil guna memastikan pelayanan kesehatan semakin merata, mudah dijangkau, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain memperkuat pelayanan dasar di puskesmas, Pemkab juga terus membenahi kualitas layanan rujukan di RSUD Kabupaten Muna Barat. Kini, rumah sakit tersebut telah didukung berbagai dokter spesialis, sehingga masyarakat tidak perlu lagi bepergian ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis tertentu.

“Alhamdulillah, saat ini masyarakat sudah dilayani oleh berbagai dokter spesialis. Pelayanan jadi lebih lengkap dan bisa diakses tanpa harus jauh-jauh ke daerah lain,” ungkapnya.

Sebagai investasi jangka panjang, pemerintah juga tengah membangun Rumah Sakit Public Health Teaching Center (PHTC). Fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat sistem rujukan sekaligus mendongkrak standar pelayanan kesehatan secara keseluruhan.

Layanan Gratis Berlanjut

Pada kegiatan Germas kali ini, sebanyak 315 anak terdaftar untuk mengikuti khitanan massal gratis dan seluruhnya akan dilayani. Sementara itu, lebih dari 200 pendaftar tambahan akan dijadwalkan pada kegiatan serupa menjelang atau sesudah peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus mendatang.

“Antusiasme masyarakat luar biasa tinggi. Semua yang terdaftar akan kami layani, sedangkan yang baru mendaftar akan kami jadwalkan di kegiatan berikutnya,” jelas Darwin.

Ia berjanji layanan kesehatan gratis seperti ini akan terus digelar secara berkala setiap tiga bulan sekali. Pada pelaksanaan kali ini saja, tercatat lebih dari 250 warga telah memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Muna Barat menegaskan komitmennya untuk terus bergerak bersama masyarakat, mewujudkan daerah yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga sehat, cerdas, dan sejahtera.(**)

Comment