Prof. Khairul Munadi Resmi jadi Plt Rektor UHO, Siap Lanjutkan Tata Kelola dan Gelar Pemilihan Rektor

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia resmi menunjuk Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng., sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.

Penunjukan ini tercantum dalam Surat Perintah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 0065/KP.10.00/2026 yang ditetapkan di Jakarta, serta mulai berlaku efektif sejak 15 Juni 2026.

Penetapan tersebut dilakukan untuk menjamin keberlanjutan tata kelola dan penyelenggaraan kegiatan akademik di UHO, menyusul berakhirnya masa tugas pejabat sebelumnya, Dr. Herman, S.H., LL.M., yang telah mengajukan pengunduran diri dari jabatan Plt. Rektor.

Salah satu unsur Humas UHO Kendari, Maulid, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa Prof. Khairul Munadi sudah mulai menjalankan tugasnya sejak tanggal berlakunya surat penugasan.

“Terhitung sejak 15 Juni 2026, Prof. Dr. Khairul Munadi resmi menjabat sebagai Plt. Rektor Universitas Halu Oleo sampai dengan dilantiknya rektor definitif,” ungkap Maulid kepada awak media pada Selasa (23/6/2026).

Dalam surat penugasan tersebut, Kemendiktisaintek memberikan sejumlah mandat strategis kepada Plt. Rektor. Salah satu tugas utama yang harus segera dilaksanakan adalah menyelenggarakan proses pemilihan rektor UHO sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Kementerian menegaskan bahwa proses pemilihan rektor definitif wajib diselesaikan paling lambat enam bulan sejak diterbitkannya surat perintah tersebut. Selain itu, Plt. Rektor diwajibkan berkonsultasi dengan Menteri Kemendiktisaintek dalam setiap pengambilan keputusan strategis yang berdampak pada kebijakan institusi.

Kemendiktisaintek juga menekankan agar seluruh tugas yang diamanahkan dilaksanakan secara profesional dan bertanggung jawab, serta dilaporkan secara berkala sebagai wujud akuntabilitas kepada kementerian.

Dengan penunjukan ini, diharapkan stabilitas tata kelola serta pelaksanaan tridarma perguruan tinggi di UHO tetap berjalan optimal, sembari menunggu terpilihnya rektor definitif yang akan memimpin kampus terbesar di Sulawesi Tenggara tersebut untuk periode mendatang.(**)

Comment