KOLAKA, EDISIINDONESIA.id– Sebagai wujud nyata menghubungkan teori dengan praktik nyata, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar kunjungan industri bertajuk “Chemistry Road to Industry” pada Selasa, 19 Mei 2026.
Kegiatan ini membawa puluhan mahasiswa berkunjung ke PT ANTAM (Persero) Tbk Unit Bisnis Pengolahan (UBP) Nikel Kolaka, guna mempelajari penerapan ilmu kimia serta konsep kimia hijau dalam industri pertambangan dan pengolahan nikel.
Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Ilmu Kimia dan Dunia Industri dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Melalui Penerapan Kimia Hijau di Era Industri Modern” ini diikuti oleh 37 mahasiswa, didampingi oleh Dosen Pembimbing sekaligus Koordinator Kegiatan, Dr.rer.nat. H. Ahmad Zaeni, S.Si., M.Sc, serta dua staf pendamping. Rombongan UHO disambut hangat langsung oleh General Manager PT ANTAM UBP Nikel Kolaka, Andik Yudiarto, beserta jajaran pimpinan perusahaan.
Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai peran penting ilmu kimia, khususnya dalam proses pengendalian mutu bijih nikel hingga menjadi produk feronikel yang siap pasarkan.
Selain itu, kunjungan ini juga menjadi sarana mempererat kerja sama antara dunia pendidikan tinggi dengan sektor industri di Sulawesi Tenggara.
Dalam sambutannya, Andik Yudiarto menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif akademik ini. Ia menekankan bahwa perguruan tinggi dan industri memiliki tanggung jawab yang sama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang andal dan siap bersaing.
“Kami sangat menyambut baik kunjungan mahasiswa FMIPA UHO ini. Harapan kami, saudara sekalian dapat melihat gambaran nyata penerapan ilmu yang dipelajari di kampus, khususnya dalam hal pengujian dan pengendalian kualitas bahan tambang. Ilmu ini sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan dunia kerja masa depan,” ujar Andik.
Sementara itu, Dr. H. Ahmad Zaeni menyebutkan, kunjungan kali ini memiliki makna istimewa karena menjadi kali pertama rombongan akademisi UHO berkesempatan meninjau langsung Unit Pengendalian Mutu dan Jaminan Mutu (QAQC) milik ANTAM.
Menurutnya, pengalaman lapangan seperti ini menjadi kunci agar mahasiswa tidak hanya paham teori, tetapi juga mengerti cara kerjanya di lapangan.
“Kami ingin mahasiswa melihat sendiri bahwa ilmu kimia bukan sekadar rumus di buku, melainkan tulang punggung utama dalam menjaga kualitas produk dan menjaga kelestarian lingkungan di sektor pertambangan,” tegasnya.
Selama kegiatan, peserta diajak berkeliling dan menyaksikan alur kerja lengkap, mulai dari tahap persiapan sampel bijih nikel, serangkaian uji laboratorium, hingga proses penentuan mutu akhir produk.
Mahasiswa juga mendapatkan pemaparan materi serta berdiskusi mendalam mengenai tantangan industri, efisiensi proses produksi, hingga peluang penerapan prinsip kimia hijau demi industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Salah satu mahasiswa peserta mengaku sangat terkesan dan mendapatkan pandangan baru. “Sangat luar biasa bisa melihat langsung laboratorium dan proses pengolahan di sini.
Kami jadi paham betapa besar peran ahli kimia dalam menjaga kualitas dan menjaga lingkungan di industri strategis seperti ini,” ungkapnya dengan antusias.
Melalui kegiatan Chemistry Road to Industry, FMIPA UHO kembali menegaskan komitmennya mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga memiliki wawasan industri dan kepedulian tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Diharapkan, sinergi antara UHO dan PT ANTAM ini terus berlanjut demi melahirkan inovasi baru berbasis ilmu pengetahuan.(**)
Comment