‎Pemdes Lowulowu Diduga Manipulasi Bantuan Senter, Warga Geram hingga Laporkan ke Polres Buteng

BUTENG, EDISIINDONESIA.id – Sekitar puluhan warga Desa Lowulowu, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), serahkan senter bantuan dari Pemerintah Desa (Pemdes) ke Polres Buteng yang diduga terdapat dugaan manipulasi.

Dugaan manipulasi ini berkaitan dengan spesifikasi daya senter yang diterima warga. Pasalnya, ‎senter tersebut diduga berdaya asli 50 watt, namun ditempeli label 150 watt.

Hal ini membuat warga geram dan meminta aparat kepolisian untuk menindaklanjuti laporan tersebut berdasarkan hukum yang berlaku.

Djoysman Marzuki selaku anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lowulowu membenarkan adanya penyerahan senter tersebut kepada Polres Buteng.

‎“Awalnya warga mau mengembalikan langsung ke pemerintah desa, tapi karena pihak desa terkesan berkelit, akhirnya warga sepakat menyerahkannya ke polisi. Biar polisi saja yang mengembalikan ke pemerintah desa,” katanya, Senin (19/1/2026).

Ia menambahkan bahwa terdapat 38 warga yang telah menandatangani berita acara pengembalian senter. Akan tetapi, pihak kepolisian hanya mengambil 3 unit sebagai sampel sebagai bahan penyelidikan.

‎Djoysman menyampaikan, warga merasa keberatan dan tidak menerima bantuan tersebut karena dinilai menyesatkan.

Menurutnya, warga bisa membedakan kualitas dan daya senter 50 watt dengan 150 watt. Padahal sebelumnya telah disepakati dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) akhir 2025 bahwa bantuan tersebut disepakati 150 watt bersumber dari Dana Desa (DD).

‎Kasi Humas Polres Buteng, IPTU Thamrin, membenarkan adanya laporan dari warga Desa Lowulowu. Saat ini, polisi tengah melakukan penyelidikan atas dugaan tersebut.

‎“Laporan pengaduannya sudah kami terima dan saat ini sedang dalam tahap penyelidikan,” ujar Thamrin.

‎Hingga berita ini diturunkan, media ini tengah berupaya melakukan upaya konfirmasi kepada pihak Pemdes Lowulowu guna meminta keterangan lebih lanjut perihal dugaan tersebut.(**)

Comment