EDISIINDONESIA.id – Aktris Ersya Aurelia terlibat dalam film horor terbaru berjudul Dusun Mayit. Dia memerankan karakter Nita, salah satu dari empat mahasiswa yang melakukan pendakian ke Gunung Welirang.
Film ini menjadi proyek terbaru Ersya yang menggabungkan drama pertemanan, horor, dan kearifan lokal.
Dalam cerita, Nita mendaki Gunung Welirang bersama sang kekasih, Raka, serta dua sahabat mereka. Awalnya, pendakian tersebut dilakukan untuk mengisi waktu liburan.
Namun, perjalanan yang semula menyenangkan berubah menjadi pengalaman mencekam ketika mereka terjebak dalam serangkaian kejadian mistis.
Ersya menggambarkan Nita sebagai sosok yang ekspresif, manja, dan kekanak-kanakan. Karakter ini memiliki pengaruh besar terhadap dinamika pertemanan mereka.
“Nita ini anaknya sangat ekspresif, terus dia juga manja, tetapi ada sisi kekanak-kanakan yang bikin pertemanan kami jadi stuck di Dusun Mayit,” ujar Ersya saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/12) malam.
Baca Juga:
Debut Perdana Main Film Horor, Tora Sudiro Cerita Tantangannya Main di Janur Ireng
recommended by
Sikap Nita yang dianggap sembrono saat mendaki gunung menjadi salah satu pemicu konflik utama dalam film.
Dia digambarkan kurang menghargai lingkungan sekitar, termasuk aturan tak tertulis yang seharusnya dipatuhi para pendaki, sehingga berujung pada malapetaka bagi dirinya dan ketiga temannya.
Menurut Ersya, latar belakang keluarga Nita yang terlalu memanjakan membentuk kepribadiannya itu.
“Di gunung, dia jadi sembrono, sombong, dan enggak peduli dengan rules,” jelas Ersya.
Dari peran tersebut, Ersya mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga. Ia menyadari pentingnya menghormati adat, budaya, dan aturan di setiap tempat yang dikunjungi.
“Ke mana pun kita pergi pasti ada adat dan peraturan yang tidak boleh dilanggar. Alangkah baiknya kita tahu dahulu sebelum datang ke suatu tempat,” tuturnya.
Selain pendalaman karakter, tantangan fisik juga menjadi pengalaman tersendiri bagi Ersya.
Dia mengungkapkan bahwa proses syuting di Gunung Welirang merupakan pengalaman pertamanya mendaki gunung.
“Kami tektok naik Gunung Welirang, naik-turun dalam satu hari sambil syuting. Lumayan menantang secara fisik karena kami berempat belum pernah naik gunung sebelumnya,” katanya.
Dusun Mayit mengisahkan empat mahasiswa yang terjebak di desa gaib setelah Nita menemukan sesajen dan mengalami kejadian misterius hingga berubah drastis.
Diproduksi oleh Hitmaker Studios, film ini dibintangi Randy Martin, Amanda Manopo, Ersya Aurelia, dan Fahad Haydra, serta dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 31 Desember 2025. (edisi/jpnn)
Comment