EDISIINDONESIA.id – Penyayi, penulis lagu, sekaligus pemeran Maudy Ayunda menilai bentuk dukungan terhadap perempuan saat menstruasi seharusnya tidak berhenti pada pernyataan normatif, melainkan diwujudkan melalui pertanyaan yang menunjukkan kepedulian.
“Kadang kita merasa sedang membantu dengan memberi solusi atau nasihat. Padahal yang dibutuhkan justru pertanyaan sederhana seperti ‘kamu butuh apa?’ atau ‘rasanya bagaimana?’,” ujarnya dalam acara bincang-bincang memperingati Hari Kartini oleh Laurier di Jakarta, Selasa.
Maudy mengatakan bahwa perubahan pendekatan komunikasi menjadi kunci agar perempuan merasa benar-benar didukung.
Menurut dia, menstruasi merupakan proses alami yang datang setiap bulan, termasuk di tengah jadwal kerja yang padat. Dalam kondisi tersebut, perempuan tetap dituntut untuk tampil dan bekerja secara profesional, meski secara fisik dan emosional mengalami perubahan.
Pemilik nama panjang Ayunda Faza Maudya itu mengaku membutuhkan lingkungan yang memahami kondisi tersebut tanpa meremehkan atau melabeli perempuan sebagai “terlalu sensitif”.
Dukungan, lanjutnya, terasa lebih bermakna ketika orang terdekat memberi ruang untuk bercerita atau memilih untuk tidak bercerita.
“Bentuknya bisa sesederhana bertanya. Itu membuat kita merasa didengar dan dianggap penting,” katanya.
Maudy juga menyoroti pentingnya komunikasi terbuka dengan pasangan. Ia menyampaikan bahwa pemahaman mengenai fase menstruasi, termasuk fase pramenstruasi, dapat membantu pasangan memberikan respons yang lebih tepat.
Ia menilai perubahan kecil dalam pola komunikasi, dari memberi pernyataan menjadi mengajukan pertanyaan, dapat menciptakan lingkungan yang lebih suportif. Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif dalam membangun empati dibandingkan sekadar ucapan formal atau respons otomatis.
Diskusi tersebut menegaskan bahwa kenyamanan saat menstruasi tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi juga dukungan emosional dari lingkungan sekitar. Perubahan cara berkomunikasi menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (edisi/antara)
Comment