Wakil Bupati Konawe Buka Dharma Tula, Ajak Umat Hindu Amalkan Enam Pilar Dharma

KONAWE, EDISIINDONESIA.id- Wakil Bupati Konawe, Syamsul Ibrahim, secara resmi membuka kegiatan Dharma Tula umat Hindu di Desa Alosika, Kecamatan Padangguni, Rabu (4/6). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat spiritualitas dan pemahaman ajaran Hindu.

Acara dihadiri tokoh agama dan pemerintahan, termasuk pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat dan Provinsi Sulawesi Tenggara, perwakilan Bimas Hindu Kabupaten Konawe, Camat Padangguni, Kapolsek Abuki, kepala desa se-Kecamatan Padangguni, para ketua adat, dan pengurus PHDI Kabupaten Konawe.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syamsul Ibrahim mengajak umat Hindu mengamalkan enam pilar Dharma: Dharma Wacana (mendengarkan wejangan agama), Dharma Tula (dialog antarumat), Dharma Sadhana (ibadah dan upacara), Dharma Yatra (ziarah), Dharma Dana (berbagi), dan Dharma Shanti (membangun silaturahmi). Ia menekankan pentingnya penerapan pilar-pilar ini untuk menciptakan kedamaian.

Kegiatan Dharma Tula, menurutnya, bukan hanya forum diskusi spiritual, tetapi juga ruang kolaborasi antargenerasi untuk melestarikan nilai-nilai agama Hindu.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap pelestarian budaya dan spiritual lokal, Wakil Bupati juga mengumumkan kenaikan honorarium bagi pemangku adat dan imam desa, termasuk lima perangkat adat komunitas Tolaki. Kenaikan ini akan terus disesuaikan seiring peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kegiatan Dharma Tula diwarnai pembacaan sloka suci, pemaparan nilai-nilai Weda, dan diskusi terbuka yang mempererat kebersamaan umat Hindu di Kabupaten Konawe.(**)

Comment