WAKATOBI, EDISIINDONESIA.com – Seorang oknum anggota Polisi Pamong Praja (Pol PP) yang diketahui bertugas sebagai Patwal Bupati Wakatobi membuat aksi kontroversial melalui beranda Facebook (FB) nya pada group Facebook Wakatobi Online (WO).
Akun Facebook Kaharudin Rudin mengunggah status bernada provokasi dan kekecewaan tentang Sekda Wakatobi, La Jumaddin dengan hastage rasa kecewa pada Sabtu pekan lalu.
“Ganti sekda..jangan pertahankan orang seperti itu ( kesempatan orang” nya akan merusak hubungan baik ) ..karna semakin di pertahankan akan semakin merusak hubungan silahturahmi kepada orang yang terbaik di wakatobi(BUPATI),” tulisnya.
Postingan itu sontak ramai diperbincangkan serta mendapat beragam komentar miring dan dukungan dari pengguna FB.
“Baru terjadi di era Perubahan Seorang Honorer menyuarakan Ganti Pejabat Tertinggi ASN di suatu Daerah,” tulis akun Kita Wakatobi.
“Sudah saatnya dia di ganti atau mengundurkan diri. Kalo sudah tidak dilibatkan lagi atau sudah sering merobek-robek surat sambil memaki-maki karena amarah. Tau diri lah… Pakai HATI NURANI mu….
Atau kalau tidak, Periksa kembali PENGADAAN TANAH yang dilakukan oleh SEKDA sejak 2019 sampai 2021. Pakai pembuktian terbalik atas perolehannya sampai kepada anak-anaknya….,” balas akun Anusapati.
“Baru di Wakatobi tenaga honorer berteriak ganti sekda…..Dia tahu atau pura2 lupa sdngkn sekda itu adalah panglimanya PNS dan tenaga honorer di lingkup pemerintahan daerah itu..Mau ketawa tapi tkut dosa di bulan suci ini,” tutur Diaz Mako.
“Tugasmu atau kapasitasmu blm smpai dn bukan jalurmu,,tugasmu cukup mengawal seorang pemimpin daerah…..lucu patwal kok mau atur”yg bukan jalurx apalagi masih honorer,” ujar akun Rahmat.
Dikonfirmasi, Sekda Jumaddin mengaku telah mengetahui hal tersebut. Kata dia, oknum anggota Patwal dimaksud telah meminta maaf.
Permintaan maaf disampaikan secara resmi melalui akun FB pribadinya, Rabu 20 april pukul 01.56 dini hari.
“Iyaa… dia sdh minta maaf,” ujarnya, Rabu (20/4/2022). (**)
Comment