KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Sebanyak 45 santriwati Pondok Pesantren Alfarohidy, Kecamatan Konda Satu, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, terlibat dalam penyusunan buku antologi bertajuk Antologi Kisah Inspiratif: Jejak Pena Santriwati.
Buku ini diterbitkan atas inisiatif mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari sebagai bagian dari tugas mata kuliah Proyek Kepemimpinan.
Proyek bimbingan penulisan ini berlangsung selama tiga bulan, sejak Februari hingga April 2025. Kegiatan tersebut digagas oleh kelompok mahasiswa PPG yang terdiri dari Fikrunnisa Sahlan, Fika Nurul Fadillah, Ety Kurniasih, Sitti Mayoni, dan Siska.
Mereka secara berkala mendampingi para santriwati dalam mengembangkan ide cerita, menyusun naskah, hingga tahap akhir penyuntingan.
Dari total 45 peserta, sebanyak 37 santriwati berhasil menyelesaikan karya tulis mereka. Kumpulan tulisan itu kemudian dihimpun dan disusun menjadi buku setebal 180 halaman yang memuat ragam kisah nonfiksi dan fiksi bertema perjuangan, spiritualitas, nilai-nilai keluarga, serta pencarian jati diri.
“Buku ini tidak memuat kisah percintaan. Semua cerita bersih dari unsur tersebut, sehingga layak menjadi bacaan inspiratif bagi pelajar, orang tua, guru, dan masyarakat luas,” ujar Fika Nurul Fadillah, mewakili tim penyusun.
Buku ini diterbitkan dan diperkenalkan secara resmi dalam rangkaian Gelar Karya Proyek Kepemimpinan PPG Calon Guru Gelombang 2 Tahun 2024, yang mengangkat tema “Semesta Kata dan Karya, Merangkai Mimpi melalui Aksara dan Jemari”.
Selain menyajikan 37 kisah inspiratif, buku ini juga dilengkapi kutipan-kutipan motivatif yang memperkaya isi dan menggugah semangat pembaca.
Menurut Fikrunnisa, proyek ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan menulis dan literasi santriwati, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri, membangun budaya literasi yang berkelanjutan di lingkungan pesantren, serta memperkuat pengalaman mahasiswa dalam melakukan pengabdian dan kolaborasi pendidikan di tengah masyarakat. (**)
Comment