Gaji Besar, Kerja Malas? Absensi Buruk Anggota DPRD Konawe Menghambat Agenda Daerah

KONAWE, EDISIINDONESIA.id- Suasana ruang rapat paripurna DPRD Konawe Selasa sore, 20 Mei 2025, terasa sepi. Kursi-kursi yang seharusnya diduduki wakil rakyat tampak kosong.

Dari agenda penting Paripurna Penyerahan Rekomendasi DPRD Konawe terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemkab Konawe, yang dijadwalkan pukul 14.00 WITA, tertunda hingga pukul 15.30 WITA karena minimnya kehadiran anggota dewan.

Beberapa anggota dewan yang hadir terlihat lebih asyik berbincang atau bermain gawai. Suasana santai bahkan diiringi alunan musik pelan dari sudut ruangan. Ironisnya, beberapa anggota dewan hanya menandatangani daftar hadir lalu meninggalkan ruangan.

Dari total anggota dewan, hanya 15 orang yang hadir, ditambah dua lainnya yang dilaporkan menandatangani daftar hadir tanpa terlihat batang hidungnya. Kondisi ini memaksa Ketua DPRD Konawe untuk memulai rapat meskipun belum memenuhi kuorum ideal.

Sanksi Terlalu Lembek, Ketidakhadiran Terus Berulang?

Ketua Badan Kehormatan DPRD Konawe, Rustam, mengakui undangan rapat yang terkesan mendadak—diberikan pagi untuk rapat siang—sebagai salah satu penyebab ketidakhadiran.

Namun, ia juga menyayangkan banyaknya anggota dewan yang absen tanpa keterangan, dengan berbagai alasan mulai dari sakit, urusan keluarga, hingga urusan penting lainnya.

Yang lebih memprihatinkan, sanksi yang diterapkan dinilai terlalu ringan. Teguran baru diberikan setelah tiga kali ketidakhadiran berturut-turut tanpa keterangan, dan teguran tertulis setelah enam kali. Sistem ini dinilai tidak efektif untuk mengatasi masalah absensi yang buruk.

Transparansi dan Akuntabilitas Dewan Dipertanyakan

Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar tentang transparansi dan akuntabilitas wakil rakyat di Konawe. Gaji yang besar seharusnya diimbangi dengan kinerja dan tanggung jawab yang tinggi.

Ketidakhadiran anggota dewan dalam rapat penting seperti ini menghambat jalannya pemerintahan dan merugikan masyarakat Konawe.

Perlu evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan disiplin anggota DPRD Konawe agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.

Daftar Hadir: Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya; Wakil Ketua I, Nuryadin Tombili; dan anggota dewan lainnya: Rustam, Abdul, Ginal Sambari, Abdul Rahim, Wahyu Rahmadi, Kristian Tandabio, Joni Pisi, Fakhrudin, M. Farhan Nur Hisam, Safiruddin, Tam Sati Take, Putu Wira, Yudhantara, Teguh Rahmat, dan Muh. Agus.

Rapat juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Ferdinand Sapan, perwakilan Kapolres dan Kajari Konawe, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).(**)

Comment