KONKEP, EDISIINDONESIA.id– Puluhan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Konawe Kepulauan (Konkep) melakukan aksi demonstrasi di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Konkep pada Senin, (19/05/ 2025).
Aksi yang dilakukan Forum Solidaritas PPS dan Sekretariat PPS Kabupaten Konawe Kepulauan ini melibatkan anggota PPS dari tiga kecamatan: Wawonii Tengah, Wawonii Selatan, dan Wawonii Timur. Mereka menyegel kantor KPU sebagai bentuk protes atas keterlambatan pembayaran honor.
Koordinator lapangan, Ismail, menyatakan aksi ini sebagai bentuk tuntutan pembayaran honor terakhir mereka sebagai penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Honor yang seharusnya diterima pada Januari 2025 hingga kini belum dibayarkan. Ismail menambahkan ratusan petugas ad-hoc menunggu pencairan honor tersebut dan berharap KPU Konkep memberikan kepastian.
Sebelum melakukan aksi demonstrasi, mereka telah berupaya melalui jalur persuasif dengan mendatangi kantor KPU.
Ismail menyayangkan situasi ini, mengingat dedikasi anggota dan sekretariat PPS dalam mensukseskan seluruh tahapan Pilkada 2024.
Ia mengungkapkan bahwa honor tiga kecamatan tersebut belum dibayarkan, sementara empat kecamatan lainnya telah menerima pembayaran penuh. Dari total delapan bulan masa kerja, mereka baru menerima pembayaran untuk tujuh bulan.
Menanggapi hal ini, Ketua KPU Konkep, Nasruddin, menyatakan pihaknya tengah berupaya mencari solusi untuk menyelesaikan tunggakan honor tersebut.
Ia menjelaskan bahwa KPU Konkep telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari jalan terbaik agar para penyelenggara Pemilu dapat menerima haknya.(**)
.
Comment