KONAWE, EDISIINDONESIA.id – Arus lalu lintas di jalan poros Kendari – Unaaha terganggu akibat tumpahan Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit mentah di kawasan Hutan Lindung Lalonona, tepatnya dari Desa Baini, Kecamatan Sampara hingga Desa Ulupohara, Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe.
Insiden ini menyebabkan kemacetan panjang dan membuat kendaraan harus mengantre untuk melintas.
Berdasarkan video yang diterima media ini, yang berdurasi 32 detik pada Jumat (28/2/2025), terlihat sejumlah kendaraan terjebak di lokasi tumpahan minyak. Kemacetan pun tak terhindarkan.
“Kendaraan macet akibat tumpahan minyak CPO sawit sepanjang di area Asunde sampai Podindaha,” ujar seorang warga dalam rekaman video tersebut.
Menanggapi kejadian ini, Kapolsek Sampara, Ipda Kasibun, membenarkan bahwa tumpahan minyak mentah tersebut menyebabkan gangguan lalu lintas yang cukup parah, terutama bagi kendaraan yang melintas di jalur utama Kendari – Unaaha.
“Tumpahan Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit mentah di badan jalan poros Kendari – Unaaha menyebabkan antrean kendaraan yang hendak melintas dari arah Kendari – Unaaha maupun dari arah sebaliknya,” jelas Ipda Kasibun.
Guna mengatasi kemacetan, personel Polsek Sampara segera turun ke lokasi dan memberlakukan sistem buka-tutup jalan agar kendaraan tetap dapat bergerak meskipun secara perlahan.
Selain itu, Kapolsek Sampara juga mengimbau kepada seluruh pengendara, baik roda dua maupun roda empat, untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalan tersebut mengingat kondisi jalan yang licin akibat tumpahan minyak.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi pasti mengenai penyebab dan sumber tumpahan minyak sawit tersebut. Namun, pihak kepolisian terus berupaya mengatur lalu lintas dan memastikan keselamatan pengendara di jalur tersebut.
Comment