KOLUT, EDISIINDONESIA.com- Badan Pengawas Pemilu Umum (Bawaslu), Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), gelar rapat koordinasi (Rakor), penanganan pelanggaran yang dilaksanakan dikantor Bawaslu Kolaka Utara pada, Kamis (31/3/2022).
Ketua Bawaslu Kolaka Utara, Robi mengatakan rapat koordinasi penanganan pelanggaran ini,
merupakan langkah awal dan komitmen bersama untuk menyukseskan pemilu dan Pilkada tahun 2024, namun kegiatan ini lebih fokus membahas tentang menekan money politik.
“Rapat kali ini, fokus membahas tentang money politi, tujuannya agar pilkada kedepan sudah tidak ada lagi yang namanya money politik,” kata Robi.
Robi menyenut, untuk mengantisipasi money politik tentu Bawaslu bekerjasama dengan semua stakholder untuk membentuk tim,
“Kami juga sudah membentuk desa binaan dan tentunya kami juga mempunyai alumni sekolah kader pengawas partisipatif yang akan membantu kami kebawah dalam hal praktek money politik yang diduga rawan terjadi di Kolaka Utara,” katanya.
Robi berharap, dengan adanya rapat koordinasi mendapatkan pemahaman begitu pun dengan terkait money politik agar kedepan bisa di tekan di Kabupaten Kolaka Utara,
“Kami di Bawaslu tak henti-hentinya melakukan sosialisasi secara intens baik itu sosialisasi partisipatif kemudian sosialisasi penanganan pelanggaran,” katanya.
Rapat koordinasi (Rakor), yang dihadiri, Kasat reskrim Polres Kolut sebagai pemateri, Kasi pidum Kejaksaan negeri Kolut sebagai pemateri Kemudian dari kordinator divisi(Kordiv) hukum KPU, dan Kasubag hukum, alumni sekolah kader pengawas partisipatif (SKPP), dan beberapa teman-teman lembaga bantuan hukum yang ada di Kolaka Utara.(**)
Comment