KONUT, EDISIINDONESIA.id – Seorang anak laki-laki bernama Arian (10), warga Desa Ulu Sawa, Kecamatan Sawa, dilaporkan hilang saat mencari kepiting di sekitar bakau belakang rumahnya.
Informasi ini diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari pukul 10.57 Wita melalui laporan Kapolsek Sawa, Ipda Fahri, Sabtu (25/01/2025).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Konawe Utara langsung diberangkatkan pada pukul 11.20 Wita untuk melakukan upaya pencarian dan pertolongan.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin, melalui humas Basarnas kendari, Wahyudi, mengatakan bahwa lokasi kejadian berjarak sekitar 52 kilometer dari Pos SAR Konawe Utara.
Yudi menjelaskan bahwa Kondisi cuaca saat proses pencarian dilakukan sedang hujan ringan dengan suhu udara 25-32°C, serta kecepatan angin 5-12 knots yang bergerak dari barat laut ke tenggara.
Lebih lanjut, Yudi menjelaskan kronologi hilangnya korban bermula pada hari Jumat 24 Januari 2025 sekitar pukul 18.20 Wita. Saat itu korban pergi mencari kepiting di pinggiran bakau dekat rumahnya.
“Sekitar pukul 18.40 Wita, orang tuanya memanggil korban untuk kembali ke rumah, namun tidak mendapat jawaban,” Ujar Yudi.
Setelah dilakukan pengecekan di lokasi korban mencari kepiting, korban tidak ditemukan. Keluarga dan warga setempat sudah melakukan upaya pencarian, namun hasilnya nihil hingga akhirnya laporan diteruskan ke Basarnas Kendari.
Upaya SAR dengan Dukungan Peralatan Lengkap
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk staf operasi KPP Kendari, Pos SAR Konawe Utara, BPBD Konawe Utara, Polsek Sawa, aparat desa setempat, warga sekitar, dan keluarga korban. Tim SAR juga mengerahkan berbagai peralatan seperti rescue truck, rubber boat, alat selam, aquaeye, dan peralatan komunikasi.
Hingga saat ini, pencarian masih berlangsung. Basarnas terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan masyarakat setempat untuk mempercepat proses pencarian. (**)
Comment