KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap tiga tersangka kasus pengeroyokan yang terjadi, di Jalan Mekar Jaya, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, pada Minggu, 18 Agustus 2024.
Ketiga tersangka yang diamankan masing-masing berinisial MAS (24) asal Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, MAI (24) dari Desa Rapea, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, dan AA (21) yang beralamat, di Jalan Wayong, Kelurahan Tobuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Nirwan Fakaubun, melalui Kasi Humas Polresta Kendari, IPDA Haridin, membenarkan penangkapan tersebut.
“Pada hari Kamis, 22 Agustus 2024, sekitar pukul 02.00 WITA, Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari bersama Unit Kam Sat Intelkam Polresta Kendari berhasil menangkap ketiga tersangka. Mereka diduga kuat terlibat dalam kasus pengeroyokan yang mengakibatkan korban mengalami luka serius,” ujar Haridin, Kamis (22/8/2024).
Menurut laporan yang diterima, korban bernama Restu Satya Ramadhan (19) yang berasal dari Desa Sanggona, Kecamatan Konawe, Kabupaten Konawe.
Kejadian bermula saat korban sedang tidur di sebuah kamar hotel, dan tiba-tiba sekelompok orang yang diduga dalam keadaan mabuk masuk dan membangunkannya dengan kasar menggunakan tendangan. Tidak berhenti di situ, kelompok tersebut kemudian menganiaya korban secara bersama-sama.
“Akibat dari pengeroyokan ini, korban mengalami beberapa luka serius, termasuk luka pada pipi kiri, bibir bawah, leher bagian belakang, dahi sebelah kanan, tangan kiri, dan juga mengalami pembengkakan pada dahi sebelah kanan. Bahkan, gigi bagian bawah korban patah, serta korban merasakan sakit pada leher dan kepala,” jelas IPDA Haridin.
Korban kemudian melaporkan insiden tersebut ke Polsek Mandonga pada tanggal 19 Agustus 2024. Saat ini, ketiga tersangka telah dititipkan di piket Satreskrim Polresta Kendari untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Tim Buser77 masih terus melakukan pengembangan dan pencarian terhadap pelaku lainnya yang mungkin terlibat dalam kasus ini serta barang bukti yang digunakan dalam pengeroyokan tersebut,” tutupnya. (**)
Comment