KOLTIM, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) terus berupaya untuk menurunkan angka stunting hingga target nasional minimal 14 persen di tahun 2024 bisa terpenuhi.
Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan melakukan pertemuan pengukuran dan publikasi data stunting atau aksi 7, dan review kinerja pelaksanaan program dan kegiatan percepatan penurunan stunting atau aksi 8, di Aula Kantor TP PKK Koltim yang dipimpin Sekda Koltim, Andi Muh Iqbal Tongasa, Jumat (22/12/2023).
Bupati Koltim, Abdul Azis dalam hal ini diwakili Sekda Andi Muh Iqbal Tongasa berpesan agar jangan terlalu banyak melakukan rapat, tetapi lebih banyak aksi dilapangan.
“Dinas Kesehatan menyiapkan data stunting, kemudian dinas terkait ambil aksi dilapangan seperti dinas Pangan, Sosial, Perumahan, dinas KB, itu yang dititik beratkan oleh Bapak Bupati, supaya dinas terkait dalam intervensi stunting mengambil aksi langsung pada anak yang terkena Stunting,” pesannya.
Sementara itu, Kadis Kesehatan Koltim, Harun menyebut, sebagai upaya penurunan angka stunting pihaknya juga melakukan pengukuran Antropometri.
“Digunakan untuk mengetahui berat dan tinggi badan yang merupakan salah satu acuan apakah anak tersebut beresiko stunting,” pungkasnya. (**)
Comment