KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan laju inflasi tahun 2024 telah menyiapkan kebijakan dan program.
Kebijakan dan program yang disiapkan Pemprov Sultra yakni pengendalian harga dan ketersediaan pangan strategis Sultra, dilakukan dengan meningkatkan produksi pangan strategis Sultra dalam bidang pertanian dan perikanan, khususnya bawang dan ikan segar untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Kemudian, meningkatkan akses permodalan dan pasar UMKM berbasis kearifan lokal, percepatan penyelesaian proyek strategis nasional dan optimalisasi potensi pariwisata Sultra dalam menggerakkan ekonomi.
Dengan arah strategis pembangunan Sultra 2024 adalah, pengendalian harga dan ketersediaan pangan strategis. Program kesejahteraan masyarakat Sultra, penanganan kemiskinan dan stunting.
Meningkatkan akses permodalan untuk UMKM berbasis digital dan kearifan lokal dalam menggerakkan ekonomi, percepatan penyelesaian proyek strategis nasional.
Optimalisasi pemberdayaan potensi pariwisata Sultra dalam menggerakkan ekonomi Sultra, mendorong investasi hilirisasi nikel dan aspal.
“Kemudian, sederhanakan prosedur dan tata kelola pelayanan publik, khususnya layanan perizinan bagi investor. Serta pastikan Pemilu 2024, beradat, berorientasi, aman, damai, dan toleransi,” sebut Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto saat menjadi keynote speaker Sultra Economic Outlook 2024, Senin (5/12/2023).
Sehingga Pemprov akan alokasikan anggaran program prioritas pembangunan daerah tahun 2024 sebesar Rp 1.051, 982.993.103.
Dari total tersebut, jika dirincikan, maka dengan rincian untuk infrastruktur lingkungan hidup Rp 408, 423,600, 253.
Kemudian, pendataan desa presisi Rp 5,000.000.000, jaminan kehidupan sosial, perlindungan hukum dan ham Rp 4,000.000.000.
Selanjutnya, kesehatan, lapangan kerja, jamsos, dan kemudahan investasi Rp 53,284.661.000, pendidikan kebudayaan Rp 438,109.182.000. Dan pemenuhan sandang, pangan, dan papan Rp 143,165.541.050. (**)
Comment