KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Kepala Kantor Wilayah (Kalanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Saleh buka Rapat Koordinasi (Rakor) stakeholder kehumasan (sahabat religi) tahun 2023 lingkup Kemenag Sultra, Minggu (26/11/2023).
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Saleh menekan pentingnya membumikan tujuh program prioritas Kemenag. Rakor yang diikuti humas Kanwil Kemenag Sultra, Madrasah dan Humas Kemenag Kabupaten Kota se Sultra ini bertempat di Asrama Haji Kendari.
Muhammad Saleh, menyampaikan keyakinannya akan pengetahuan Humas Kemenag tentang 7 program prioritas Kementerian Agama RI.
“Saya yakin sahabat humas telah mendengar 7 program prioritas Kemenag.
7 program prioritas Kemenag yang dipimpin Gusmen Yaqut Cholil Qoumas yaitu Penguatan Moderasi beragama, Transformasi digital, Revitalisasi KUA, Kemandirian pesantren, Cyber islamic university, Religiostry index dan Tahun kerukunan.
7 program ini adalah menjadi fokus program Kemenag dari Pusat sampai Daerah, kata Ka Kanwil Kemenag Provinsi Sultra.
Maka sahabat religi sebagai stakeholder kehumasan mempunyai peran untuk menyampaikan pesan Kemenag, menangkal berita dan isu- isu yang bersifat mengadu domba atau hoaks, pesannya.
Muhammad Saleh juga menerangkan, aktif dalam dunia kehumasan merupakan ujung tombak dalam menyampaikan pesan- kesan Kementerian Agama.
“Karenaya, saya berharap kehadiran kita dalam rangka mempublikasikan, membumikan program Kementerian Agama melalui Humas, melalui sahabat religi kita memperkuat komitmen kebangsaan kita, komitmen penguatan moderasi beragama yang dicanangkan hingga membuat kita semakin kokoh,” ungkapnya.
“Bahwa betapa pentingnya 7 program prioritas Kementerian Agama sehingga menjadi keharusan humas untuk membumikan di wilayah kerja kita masing- masing,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan terkait penguatan moderasi beragama di Kanwil Kemenag Sultra juga telah menggandeng Dinas Pendidikan Provinsi.
“Kita menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU dengan Dinas Pendidikan dan kebudayaan sehingga kiranya bisa ditindaklanjuti sampai ditingkat sekolah- sekolah dan Kemenag Kabupaten Kota Se_Sultra untuk membumikan, untuk penguatan Moderasi beragama sampai ditingkat sekolah dan Madrasah,” tutupnya. (**)
Comment