Jadi Tuan Rumah Bulan PRB 2023, Pemprov Sultra Terus Matangkan Persiapan

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mematangkan persiapan untuk menjadi tuan rumah kegiatan bulan Peringatan Risiko Bencana (PRB) tingkat nasional tahun 2023.

Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Andap Budi Revianto mengatakan bahwa dalam PRB tersebut ada Pra Event, Main Event dan Side Event, jika dikelompokkan secara garis besar.

Bahkan telah dilakukan kegiatan pendahuluan, dengan memberikan pelatihan kepada puluhan penyandang disabilitas yang telah dimulai pada, Rabu (4/10/2023) kemarin.

“Kemudian nanti pada saat Main event ada pameran kebencanaan, Talk show, kemudian ada kuliah umum di UHO Kendari,” katanya saat ditemui di Kantor Gubernur Sultra, Kamis (5/10/2023).

Sementara untuk puncak peringatan PRB akan ada gelaran budaya, apel kesiapsiagaan, bakti sosial melalui donor darah, simulasi bencana penanaman pohon, termasuk juga run for your life.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra, Muhammad Yusup mengatakan bahwa pihaknya sudah menjadi tuan rumah, baik dari sisi akomodasi, venue pelaksanaan kegiatan, personil untuk penyambutan tamu dan pelaksanaan kegiatan.

“Itu sudah kita siapkan semua, Alhamdulillah sudah siap untuk menjadi tuan rumah yang baik,” ujarnya.

Adapun beberapa rangkaian kegiatan dipuncak PRB yakni pada 10-15 Oktober 2023, yang tersebar sekiranya di 15 titik yang ada di provinsi Sultra yaitu:

Pada 10-11 Oktober 2023 persiapan apel relawan, simulasi kebencanaan dan pameran kebencanaan yang terdiri dari ingnite stage dan talkshow, donor darah dan ranking 1 cerdas tangkas tangguh di eks MTQ Kota Kendari.

Tanggal 12 Oktober pelaksanaan kuliah umum di Auditorium Mokodompit UHO Kendari dari panitia BNPB dan BPBD Provinsi Sultra dan gala dinner di rujab gubernur.

Kemudian 13 Oktober, persiapan penanaman pohon, puncak acara PRB di Claro Kendari dan pesta rakyat PRB di lapangan MTQ.

Tanggal 14 Oktober, kunjungan wisata di Pulau Labengki Kabupaten Konawe Utara (Konut). Terakhir 15 Oktober, kegiatan run for your life di eks MTQ Kendari.

“Run for your life adalah jalan sehat yang kita lakukan langsung juga dengan simulasi dari Masjid Al Alam sampai ke balai kota itu jaraknya kurang lebih 4 kilo. Kita lakukan di situ sekaligus simulasi kalau terjadi tsunami kita akan berikan jalur evakuasi, titik tumpulnya di sana jadi ada pembelajaran,” tutup Yusup. (**)

Comment