KONKEP, EDISIINDONESIA.id – Akibat menunggak iuran wajib bulanan dan dana saksi Partai NasDem dari anak Wakil Bupati (Wabup) Konawe Kepulauan (Konkep), Andi Muhammad Luthfi, Fajrul Falaah bakal dipecat menjadi kader dan akan diganti sebagai anggota DPRD.
Pemecatan terhadap Fajrul Falaah itu sudah diusulkan untuk pergantian antar waktu (PAW), lantaran dirinya menunggak iuran Partai NasDem selama 25 bulan, dengan total senilai Rp 50 juta.
Bendahara DPW Partai NasDem Sulawesi Tenggara (Sultra), Ujang Sudirman mengatakan, sejak 2021 lalu. Fajrul Falaah menunggak iuran wajib Rp 500 ribu perbulan ke DPW dan Rp 1,5 juta perbulan ke DPP.
“Totalnya Rp 50 juta yang harus dibayar selama 2 tahun lebih. Sudah tiga kali dilayangkan peringatan, tapi belum juga dibayarkan,” ujar Ujang saat dihubungi, Sabtu (27/5/2023).
Lanjut Ujang, DPW Partai NasDem Sultra juga sudah memanggil Fajrul Falaah pada awal 2023, namun tak direspon.
Bahkan, hingga kini anggota fraksi Partai NasDem DPRD Konkep itu menghilang tanpa kabar.
Kemudian, Ujang juga menyebut. Dalam aturan internal partai besutan Surya Paloh itu, apabila menunggak iuran wajib selama 3 bulan, pengurus provinsi sudah bisa merekomendasikan pemecatan dan PAW terhadap kader ke pusat.
“Dalam aturan, jangankan 2 tahun, 3 bulan saja tidak membayar (iuran wajib) sudah bisa diusulkan PAW,” tegas Ujang.
Bendahara DPW Partai Nasdem ini menjelaskan, sebenarnya pengusulan PAW terhadap Fajrul Falaah sudah bisa dilakukan sejak 2021 lalu.
Namun kala itu terkendala ayahnya, Wabup Konawe Kepulauan, Andi Muhammad Luthfi, yang masih menjabat Ketua DPD Partai Nasdem. Sehingga Fajrul Falaah tak diusulkan untuk di-PAW.
Kini, rekomendasi pemecatan terhadap Fajrul Falaah sebagai kader Partai Nasdem dan PAW dari anggota DPRD Konkep sudah diusulkan ke DPP, setelah pucuk pimpinan partai di Pulau Wawonii itu berganti ke Arifudin Bakrie.
“Pengusulan PAW (Fajrul Falaah) sudah dibawa ke DPP,” tandas ujang Sudirman.
Hingga berita ini diterbitkan, Fajrul Falaah belum merespon telefon dan WhatsApp dari edisiindonesia.id, saat dihubungi pada Sabtu (27/5/2023) malam. (**)
Comment