KONAWE, EDISIINDONESIA.id – Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (KSK) resmi melantik sebanyak 166 Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Konawe periode 2022 – 2028, di Halaman Kantor Bupati, Senin (19/12/2022).
Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Ketua DPRD Konawe, Kasi Intel Kejari Konawe, Ketua Pengadilan Negeri Unaaha, Ketua Pengadilan Agama Unaaha, Kepala BPS Konawe, Kepala BPN Konawe.
Hadir juga Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD Kabupaten Konawe, Kepala Bagian, dan Camat Se- Kabupaten Konawe. Kemudian, Kepala Desa Terpilih beserta pendamping se-Kabupaten Konawe yang merupakan Putra/Putri terbaik yang ada di Desa, Ketua BPD dan anggota, serta Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Serentak dan anggota Tahun 2022 se-Kabupaten Konawe serta hadirin dan undangan yang berbahagia.
Dalam sambutannya, Bupati Konawe dua periode memaparkan Kepala Desa adalah ujung tombak dalam penyelenggaraan pemerintahan. Karenanya Kades dituntut untuk memiliki pengetahuan yang lebih, sehingga mampu mengakomodir kepentingan masyarakat.
“Saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi- tingginya Kepada TNI, POLRI, BPD dan Panitia pemilihan tingkat Desa yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, sehingga hari ini kita dapat melantik 166 kepala desa terpilih,” ungkapnya.
Untuk itu, setelah dilantiknya sebagai Kades terpilih, ia mengajak segenap warga masyarakat desa untuk mendukung dan membantu Kades terpilih dalam melaksanakan tugasnya.
“Mari bahu membahu dalam menggali potensi yang ada untuk membangun desa tempat tinggal kita yang lebih baik,” katanya.
Kepada Kades yang baru saja dilantik, KSK meminta, untuk merangkul semua pihak dan memberikan pelayanan masyarakat dengan sebaik-baiknya kepada warga tanpa pandang bulu. Karena para Kades yang baru saja dilantik akan menjadi pemimpin di desa dari semua warga masyarakat baik yang mendukung maupun yang tidak mendukung.
“Segera pelajari dan pahami tugas, kewajiban, dan wewenang saudara komunikasi dan sebagai koordinasi Kepala Desa. Jalinlah yang baik dengan seluruh Pengurus Kelembagaan yang ada di Desa. Kami akan memfasilitasi saudara untuk mengikuti pelatihan pra tugas yang akan dilaksanakan di SPN Anggotoa pada awal tahun 2023,” jelasnya.
Diakhir sambutannya, KSK berpesan kepada Aparatur Desa, baik Kepala Desa, Perangkat Desa, dan BPD harus bisa memahami kondisi wilayah masing-masing. Desa harus punya data yang jelas dan valid, mulai dari data berapa warga miskin di Desanya. Kemudian, data stunting, data potensi wilayah, data wilayah rawan bencana serta data-data lainya.
“Dengan data ini Kades maupun aparatur desa lainya akan mudah menyusun program dan arah pembangunan dalam menjalankan roda pemerintahan serta membina masyarakatnya,” pungkasnya orang nomor satu di tanah kerinduan Kabupaten Konawe ini. (**)
Comment