EDISIINDONESIA.id – Sebagai negara tropis, buah pepaya sangat mudah tumbuh dan hampir tersedia sepanjang tahunnya.
Selama ini kita lebih suka menikmati daging buahnya saja, hingga mengabaikan biji pepaya, akar, dan kulitnya yang sebenarnya juga memiliki manfaat tersembunyi.
Biji pepaya yang memiliki selaput kulit tipis yang licin terkenal pula sebagai bahan obat tradisional.
Salah satu manfaat biji pepaya dalam menyehatkan salah satu organ penting tubuh manusia, yakni ginjal.
Punya fungsi sebagai filter pembuangan limbah dan cairan berlebih dari dalam tubuh, penting bagi kita untuk menjaga agar organ yang berjumlah dua buah ini tetap optimal dalam kerjanya.
Salah satu cara untuk menyehatkan ginjal ini menurut ahli, via Halodoc, adalah dengan mengkonsumsi biji pepaya yang berwarna hitam dan berbentuk seperti kumpulan bola kecil itu.
Manfaat makan biji pepaya terhadap kesehatan ginjal manusia ini, diungkap ahli pada US. National Library of Medicine.
Dalam studinya, para peneliti melibatkan tikus lab yang diberi ekstrak biji pepaya. Dari situ ahli berkesimpulan jika biji buah pepaya menawarkan benefit istimewa, salah satunya mencegah kerusakan ginjal.
Tidak hanya bagus untuk menjaga kesehatan ginjal, biji pepaya ternyata juga menawarkan sifat antikanker.
Hal ini dibuktikan ahli dalam penelitian lain, tepatnya tahun 2014 lalu, di mana ekstrak biji pepaya ditemukan mampu mengurangi inflamasi dan memangkas risiko kanker. (**)
Manfaat Lain Biji Pepaya
Berikut manfaat lain biji pepaya menurut Prevention:
- Menurunkan tensi
Carpaine-a, sebuah senyawa yang juga ditemukan pada biji pepaya ini, diklaim dapat menurunkan diastolic, systolic dan mean arterial blood pressusre atau yang dikenal dengan MAP.
- Baik untuk asam urat dan masalah persendian
Tidak hanya baik untuk menjaga ginjal, zat lain yang juga ditemukan di biji pepaya, seperti papain dan chymopapain, menawarkan sifat anti radang, untuk meredakan asma, asam urat dan masalah persendian.
- Isothiocyanate yang juga terkandung di dalamnya, memiliki khasiat mencegah beberapa jenis kanker.
- Sifat anti parasit, patogenik dan bakteri Kombinasi ketiganya diklaim efektif dalam menghancurkan mikroorganisme pada pencernaan, dan memerangi keracunan makanan.
Comment