MUNA, EDISIINDONESIA.id – Bung Ruslan resmi dipercaya memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Kabupaten Muna periode 2026–2031.
Ruslan terpilih melalui musyawarah mufakat dalam Konferensi Cabang (Konfercab) I DPC PA GMNI Muna yang digelar di Aula Kantor Kesbangpol Kabupaten Muna, Sabtu (19/9/2026).
Dalam persidangan, seluruh alumni GMNI yang hadir sepakat memilih Ruslan sebagai Ketua DPC PA GMNI Muna. Proses pemilihan berlangsung tanpa voting.
Ketua Sidang Konfercab I, Bung Abdul Wahab, mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah dan mufakat seluruh peserta konfercab.
“Konfercab yang dilaksanakan berdasarkan musyawarah mufakat tanpa ada voting,” ujar Abdul Wahab.
Atas keputusan tersebut, Ruslan menyatakan kesediaannya untuk memimpin DPC PA GMNI Muna dari status caretaker menuju kepengurusan definitif periode 2026–2031.
Keputusan pemilihan tersebut kemudian ditetapkan sebagai hasil Konfercab I DPC PA GMNI Muna oleh pimpinan sidang.
Konfercab I ini sekaligus menjadi momentum penting bagi PA GMNI Muna karena merupakan konferensi cabang pertama sejak organisasi tersebut hadir di Kabupaten Muna. Forum tersebut digelar untuk mendefinitifkan status DPC yang sebelumnya masih berstatus caretaker, sekaligus merumuskan arah kebijakan organisasi dan memilih ketua definitif.
Ketua DPC Caretaker PA GMNI Muna, Bung Zulzaman, mengatakan pelaksanaan konfercab merupakan bagian dari mekanisme organisasi untuk mengubah status kepengurusan dari caretaker menjadi definitif.
“Kegiatan ini dilaksanakan karena aturan dan mekanisme organisasi PA GMNI untuk mengubah dari status caretaker ke definitif, maka PA GMNI harus menyelenggarakan Konfercab,” kata Zulzaman.
Ia berharap keberadaan DPC PA GMNI Muna ke depan dapat memberikan kontribusi lebih besar, termasuk mendukung kegiatan DPC GMNI Muna dan komisariat GMNI yang berada di Kabupaten Muna, khususnya dalam penguatan kaderisasi.
“Secara internal organisasi, Alumni GMNI Muna akan lebih sering berkomunikasi dengan kawan-kawan dan adik-adik GMNI dalam hal kegiatan kaderisasi GMNI Muna, dan itu tanggung jawab moril Alumni GMNI Muna,” pungkasnya.
Sementara itu, pelaksana mandat DPP PA GMNI, Bung Ardianto Irwan, S.Sos., M.A.P., yang membuka Konfercab secara resmi, mengatakan kehadiran PA GMNI di Kabupaten Muna diharapkan dapat menjadi ruang bagi para alumni untuk berkontribusi sekaligus mendistribusikan kader ke berbagai ruang publik.
Menurutnya, PA GMNI harus menjadi ruang bertemunya gagasan, pengalaman, dan semangat pengabdian para alumni untuk kepentingan masyarakat dan bangsa.
“PA GMNI merupakan wadah pemersatu alumni yang memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan kaderisasi sekaligus menjadi jembatan distribusi kader di berbagai sektor kehidupan,” ujarnya.
Ketua Panitia Konfercab I, Bung Ruslan, mengatakan forum tersebut merupakan momentum bersejarah karena menjadi konfercab pertama DPC PA GMNI Muna.
“Konfercab PA GMNI Muna yang dilaksanakan hari ini adalah forum tertinggi organisasi, khususnya di tingkat cabang. Ini sungguh sangat istimewa, karena kegiatan yang dilakukan adalah pertama kalinya dan akan menjadi sejarah terbentuknya rumah besar untuk Alumni GMNI di Kabupaten Muna yang nantinya bisa menaungi seluruh alumni dan kader GMNI di sini,” kata Ruslan.
Konfercab I DPC PA GMNI Muna dipimpin oleh tiga pimpinan sidang, yakni Bung Ardianto, Bung Abdul Wahab, dan La Ode Sahar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dewan Pembina Universitas Karya Persada Muna, Dr. Ns. Albert, S.Kep., S.E., M.Kes., Ketua Bawaslu Muna Barat Awaludin Usa, S.Pd., serta para alumni dan kader GMNI Kabupaten Muna. (**)
Comment