KOLAKA, EDISIINDONESIA.id – Kondisi kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara turut memicu meningkatnya kepulan debu di jalur operasional pertambangan. Merespons kondisi tersebut, PT Ceria Nugraha Indotama (PT CNI) bergerak cepat dengan memperkuat langkah pengendalian debu di wilayah operasionalnya, khususnya di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka.
Kepulan debu yang muncul akibat aktivitas kendaraan tambang di jalur operasional dilaporkan terbawa angin hingga ke sejumlah kawasan yang berdekatan dengan permukiman warga.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, manajemen PT CNI langsung menginstruksikan seluruh mitra kerja dan kontraktor untuk meningkatkan intensitas penyiraman jalan secara rutin, terutama pada jalur yang menjadi lintasan kendaraan tambang.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi kepulan debu sekaligus meminimalisir potensi dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Manajemen sudah meminta seluruh kontraktor dan mitra kerja meningkatkan intensitas penyiraman, khususnya pada jalur operasional yang menjadi lintasan kendaraan tambang,” demikian bunyi rilis PT CNI yang diterima awak media.
Instruksi tersebut disampaikan pimpinan PT Ceria kepada Kepala Teknik Tambang (KTT) sebagai bagian dari langkah pengendalian dampak operasional, terutama di tengah kondisi cuaca kering dan kemarau panjang.
PT CNI menegaskan, pengendalian debu merupakan salah satu aspek yang menjadi perhatian perusahaan dalam menjalankan aktivitas pertambangan.
Pengelolaan debu dinilai penting untuk mendukung kesehatan dan keselamatan pekerja, menjaga kondisi lingkungan sekitar, sekaligus menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
Di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung, perusahaan terus mendorong berbagai langkah pengendalian dampak lingkungan agar kegiatan pertambangan dapat berjalan secara aman, tertib dan bertanggung jawab.
Upaya penyiraman jalan secara intensif tersebut menjadi bagian dari komitmen PT CNI dalam menjalankan kegiatan pertambangan yang memperhatikan aspek keselamatan, lingkungan dan keberlanjutan.(**)
Comment