KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Seorang pria asal Palangga, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), diamankan polisi setelah membuat onar di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Rabu malam (12/8/2026).
Pria tersebut diduga dalam kondisi mabuk berat setelah mengonsumsi minuman keras tradisional jenis pongasi. Aksi pria itu sempat mengganggu arus lalu lintas dan membuat warga di sekitar lokasi resah.
Salah seorang saksi, Salman, mengatakan pria tersebut datang dari Palangga menuju Kota Kendari menggunakan mobil Toyota Calya berwarna putih dengan nomor polisi DT 1558 CE.
Keributan bermula di sekitar depan Rumah Makan Ayam Geprek Bosku. Dalam kondisi diduga kehilangan kesadaran akibat pengaruh minuman keras, pria tersebut sempat menabrakkan mobilnya ke fondasi jembatan yang berada di dekat Masjid Al Falah.
Usai kejadian itu, pria tersebut tidak langsung meninggalkan lokasi. Ia justru memarkirkan kendaraannya di bahu jalan, kemudian turun dan memblokir laju kendaraan yang tengah melintas dalam kondisi lalu lintas cukup padat.
Situasi semakin memanas ketika pria tersebut diduga bertindak anarkis dengan mendorong sepeda motor yang dikendarai seorang remaja perempuan bersama ibunya hingga keduanya terjatuh ke aspal.
“Situasi saat itu makin memanas saat pelaku bertindak anarkis dengan mendorong sepeda motor yang dikendarai seorang remaja perempuan bersama ibunya hingga jatuh ke aspal. Beruntung, kedua korban tidak mengalami luka serius,” kata Salman.
Warga yang berada di lokasi kemudian mengamankan pria tersebut guna mencegah situasi semakin tidak terkendali.
Tak lama berselang, tiga anggota kepolisian berpakaian preman tiba di lokasi. Petugas langsung mengamankan pria tersebut dan memborgol tangannya menggunakan zip tie setelah sebelumnya melumpuhkannya ke tanah.
Saat dimintai keterangan awal di lokasi, pria tersebut mengaku datang dari Palangga dan dalam kondisi mabuk berat setelah mengonsumsi minuman tradisional jenis pongasi.
Kehadiran aparat kepolisian juga dinilai mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri oleh warga yang sudah terpancing emosi.
“Coba kalau tidak ada polisi tadi, sudah dimassa dia,” ujar Salman.
Selanjutnya, pria tersebut dibawa ke Polresta Kendari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga berita ini diterbitkan, identitas pria tersebut belum diketahui. Polisi masih mendalami kejadian tersebut, termasuk motif dan kemungkinan adanya tindak pidana dalam aksi yang dilakukan pria tersebut.(**)
Comment