Rehabilitasi Ruang Kelas SMAN 2 Wangi-Wangi Resmi Ditenderkan, Anggaran Capai Rp728,7 Juta

KENDARI, EDISIINDONESIA.id– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi membuka proses tender proyek rehabilitasi ruang kelas belajar (RKB) di SMAN 2 Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi.

Proyek peningkatan sarana pendidikan menengah di wilayah kepulauan tersebut kini telah memasuki tahap Pengumuman Pascakualifikasi pada Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Provinsi Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemprov Sultra, paket tender dengan Kode 10151484000 ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2026. Seluruh proses pengadaan dilakukan secara terbuka dan transparan, sehingga daftar peserta lelang dapat dipantau langsung melalui laman resmi LPSE Sultra.

Nilai Pagu dan HPS Proyek

Nama Paket: Rehabilitasi RKB SMAN 2 Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi

Satuan Kerja: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara
Nilai Pagu Anggaran: Rp728.700.000
Harga Perkiraan Sendiri (HPS): Rp728.333.000
Jenis Kontrak: Lumsum
Lokasi Pekerjaan: Kabupaten Wakatobi
Persyaratan Peserta Tender
Proses pengadaan menggunakan metode Tender Pascakualifikasi Satu File dengan sistem Harga Terendah Sistem Gugur, yang diperuntukkan bagi penyedia jasa konstruksi dengan kualifikasi Usaha Kecil.

Adapun persyaratan utama yang harus dipenuhi peserta tender meliputi:

Memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) dengan klasifikasi BG007 atau BS006.
Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang masih berlaku serta status Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) yang valid.

Memiliki pengalaman dalam pekerjaan konstruksi sekurang-kurangnya dalam empat tahun terakhir, baik pada proyek pemerintah maupun swasta.

Melalui rehabilitasi ruang kelas ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap fasilitas belajar di SMAN 2 Wangi-Wangi semakin layak sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan kondusif bagi siswa maupun tenaga pendidik. (**)

Comment